Gerindra Setuju WFH Diterapkan Saat Jakarta Hadapi Cuaca Ekstrem

ADVERTISEMENT

Gerindra Setuju WFH Diterapkan Saat Jakarta Hadapi Cuaca Ekstrem

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Selasa, 08 Nov 2022 08:58 WIB
Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI
Rani Mauliani (Foto: Dok. Situs DPRD DKI Jakarta)
Jakarta -

Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengimbau agar para pekerja bekerja dari rumah atau work from home (WFH) saat terjadi cuaca ekstrem di Ibu Kota. Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Rani Maulani setuju penerapan WFH.

"Harus kita akui bersama cuaca ekstrem belakangan ini memang membuat stamina bisa tiba-tiba, menurun apalagi bagi mereka yang mungkin tidak secara rutin mengkonsumsi suplemen atau vitamin," kata Rani saat dihubungi, Senin (7/11/2022).

"Melihat waktu pandemi 2 tahun kemarin sistem WFH bisa diterapkan, rasanya memungkinkan untuk bisa asalkan diatur alurnya ya," lanjutnya.

Menurut Rani, WFH bisa jadi salah satu solusi mengantisipasi para pekerja dalam menghadapi cuaca ekstrem agar hal-hal yang tak diinginkan tidak terjadi. Terlebih, kata Rani, WFH juga selama ini diterapkan saat pandemi dengan catatan tidak mengurangi produktivitas.

"Ya WFH mungkin memang bisa jadi solusi mengingat pandemi memang kenyataannya belum berakhir. Jadi WFH dijadikan wacana solusi untuk bersiap akan kondisi yang mungkin tidak kita harapkan sewaktu-waktu bisa terjadi agar setiap manajemen perusahaan bersiap untuk skema atau mekanisme WFH ini bisa dilaksanakan tanpa mengurangi intensitas produktivitas dari perusahaan itu sendiri," ujarnya.

Dia mengatakan alur shift WFH harus diatur sehingga bisa diterapkan merata kepada pekerja.

"Alur shift-nya harus diatur sedemikian agar dapat secara adil terbagi secara kondusif bagi seluruh karyawannya. Mungkin inti dari maksud dan tujuan imbauan Pak Pj seperti itu ya kalau menurut saya," imbuhnya.

Heru Budi Imbau WFH

Sebelumnya, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menganjurkan warga bekerja dari rumah atau work from home (WFH) saat hujan lebat melanda Ibu Kota. Heru meyakini upaya ini mampu meminimalkan kemacetan di Ibu Kota, terutama saat terjadi cuaca ekstrem.

"Itu kan imbauan work from home (WFH) terkait cuaca ekstrem," kata Heru Budi di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Rabu (26/10).

Kendati begitu, Heru menekankan hal tersebut hanya imbauan. Heru menyerahkan kepada perusahaan untuk menentukan kebijakan masing-masing.

"Itu diserahkan ke masing-masing pengelola gedung. Itu sebatas imbauan," jelasnya.

"Tidak ada surat edaran dan instruksi. Nggak ada," tambah dia.

Heru menyampaikan anjuran ini disampaikan supaya kegiatan operasional perkantoran tetap berjalan di masa cuaca ekstrem. Karena itu, dia sekali lagi menyerahkan segala mekanismenya di lapangan.

"Toh, saya mendengar ada sebagian pihak swasta yang setiap Jumat WFH. Jadi kita serahkan ke mekanisme di lapangan. Supaya tidak terganggu kinerja mereka dan supaya tidak terganggu proses ekonomi," tandasnya.

Simak Video: Pj Gubernur DKI Heru Budi Imbau Perusahaan WFH Jika Hujan Lebat

[Gambas:Video 20detik]



(dek/jbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT