Respons JakPro Saat Ketua DPRD DKI Tagih Si Cantik Dihadirkan

ADVERTISEMENT

Respons JakPro Saat Ketua DPRD DKI Tagih Si Cantik Dihadirkan

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 03 Nov 2022 20:32 WIB
Direktur PT Jakpro, Gunung Kartiko (kiri) dan Direktur Utama PT Jakpro, Widi Amanasto (kanan). (Tiara/detikcom)
Direktur PT Jakpro Gunung Kartiko (kiri) dan Direktur Utama PT Jakpro Widi Amanasto (kanan). (Tiara/detikcom)
Jakarta -

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menagih janji JakPro membawa sosok 'si cantik' dalam rapat anggaran 2023 hari ini. Bagaimana respons JakPro?

Pertanyaan itu dilontarkan Prasetyo saat Direktur Utama JakPro Widi Amanasto hendak menjawab pertanyaan seputar pembahasan KUA-PPAS APBD 2023. Widi mengaku sedang mencari sosok 'si cantik' itu.

"Katanya janji lu bawa si cantik, mana?" tanya Prasetyo kepada Widi di Grand Cempaka Resort, Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/11/2022).

"Tadi barusan rapat internal kita. Saya cari siapa yang cantik di sini. Nanti ngobrol sama Bapak," jawab Widi.

Widi juga angkat bicara mengenai isu pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga karyawan JakPro tak digaji. Dia menegaskan isu tersebut tidaklah benar.

"Jadi Masalah PHK alhamdulillah sampai hari ini nggak, Pak, apalagi sampai 25 persen. Karena apa? Kita satu, kita optimalkan talent-talent yang ada di JakPro. Jadi kita tak rekrut dari luar tapi dari dalam sehingga tak terjadi PHK. Kita usahakan seperti itu," jelasnya.

Widi juga mengaku pihaknya telah mengkonfirmasi kabar sejumlah karyawan belum dibayar gajinya selama 2 bulan kepada Direktur SDM Jakpro. Mendengar jawaban Widi, Prasetyo mewanti-wanti jangan sampai ada praktek kolusi hingga nepotisme di perusahaan JakPro.

"Mengenai belum digaji, saya crosscheck langsung ke Direktur SDM, itu dia bilang tidak ada sama sekali. Mohon ininya, Pak, kita kalau ada waktu kita cariin lagi," jelasnya.

"Jangan kolusi, jangan nepotisme. Ini tempat baik, saya bertanya. Bapak mau meminta PMD, lalu kalau ada kejadian apa-apa saya nggak mau ikut-ikut. Di forum ini aja saya mau tanya," balas Prasetyo.

"Selama ini kita confirm tidak ada PHK," jawab Widi.

Prasetyo lalu kembali mencecar Widi terkait permasalahan gaji karyawan menunggak 2 bulan. Widi kembali menjamin hal tersebut tak pernah terjadi. Bahkan, kata dia, para komisaris JakPro turun langsung mengecek informasi tersebut.

"Terus masalah gaji 2 bulan memang sudah tergaji?" ujar Prasetyo.

"Sudah digaji, Pak," jawab Widi.

"Tapi terlambat 2 bulan pernah?" jawab Prasetyo lagi.

"Tidak pak. Karena sebelum tanggal 28 pasti sudah terbayar, Pak," balas Widi.

"Ya hanya Tuhan yang tahu," jawab Prasetyo.

"Karena langsung Pak Komisaris Jakpro yang ngecek," balas Widi.

"Beliau tadi rapat di kantor. Kita sama-sama crosscheck, jangan sampai salah informasi. Makasih," sambungnya.

Simak juga 'Klaim Anies Jarang Ajak Media: Kerja untuk Masyarakat':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/dek)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT