Bareskrim Lengkapi Berkas Perkara TPPU Terkait Kasus Rionald Soerjanto

ADVERTISEMENT

Bareskrim Lengkapi Berkas Perkara TPPU Terkait Kasus Rionald Soerjanto

Karin Nur Secha - detikNews
Kamis, 03 Nov 2022 15:17 WIB
gedung bareskrim polri
Gedung Bareskrim Polri (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menyita aset rumah mewah milik tersangka Rionald Anggara Soerjanto. Selanjutnya penyidik bakal melengkapi berkas perkara TPPU terkait kasus tersebut.

"Selanjutnya penyidik akan melengkapi berkas perkara TPPU untuk diberikan kepada pihak kejaksaan," ujar Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Nurul Azizah kepada wartawan, Kamis (3/11/2022).

Hingga kini polisi telah memeriksa 15 saksi terkait kasus tersebut. Selain itu, satu saksi ahli sudah dimintai keterangan oleh penyidik.

"Barang bukti yang diduga hasil kejahatan dan dilakukan penyitaan, diantara lain sebidang tanah dan sebuah rumah, satu unit alat musik, satu unit TV, dan dua unit mobil," kata Nurul.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menyita aset rumah mewah milik tersangka Rionald Anggara Soerjanto. Hal ini berkaitan dengan kasus penggelapan dan penipuan di PT Asli Rancangan Indonesia.

Rionald Anggara Soerjanto ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan dan/atau penipuan di PT Asli Rancangan Indonesia. Penetapan ini dilakukan setelah dilakukannya gelar perkara.

"Iya (sudah tersangka). Sejak Senin lalu," kata Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Whisnu Hermawan saat dimintai konfirmasi, Rabu (10/8).

Secara terpisah, Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyebut kasus ini diduga terjadi sejak 2018 hingga 2021 di Jakarta dan beberapa kota lainnya di Indonesia. Kasus ini mengakibatkan kerugian dengan nilai mencapai Rp 37,4 miliar.

"Dalam praktiknya, RAS merekrut orang untuk seolah-olah bekerja memasarkan produk PT Asli Rancangan Indonesia serta mengarahkan pembayaran fee pemasaran produk kepada orang yang tidak berhak," ujar Ramadhan.

Simak Video 'Tanah Hingga Mobil Rionald Soerjanto Disita Bareskrim':

[Gambas:Video 20detik]



(ain/knv)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT