5 Kasus Pembunuhan Teman Kencan Gegara Ucapan: Kere hingga Bau Badan

ADVERTISEMENT

5 Kasus Pembunuhan Teman Kencan Gegara Ucapan: Kere hingga Bau Badan

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Senin, 24 Okt 2022 17:06 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi pembunuhan. (Foto: Dok. detikcom)
Jakarta -

Marak kisah nahas bertemu teman kencan justru berujung regang nyawa. Kasus pembunuhan saat bertemu dengan teman kencan banyaknya lantaran pelaku merasa sakit hati gegara ucapan.

Nasib malang ini acapkali korbannya perempuan. Aksi sadis itu umumnya dilakukan oleh teman kencan di kamar hotel dan indekos.

Berdasarkan catatan detikcom, Senin (24/10/2022), setidaknya ada 5 kisah nahas pertemuan kencan berujung maut. Berikut deretan kasusnya.

1. Tata Chubby, Dibunuh karena Tak Suka Bau Badan

Dedeuh Alfisyahrin alias Tata Chubby menjadi korban pembunuhan saat bertemu dengan teman kencannya pada medio 2015 lalu. Tata Chubby (25) diduga dibunuh oleh M Priyo Santoso di sebuah rumah kos di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Tata ditemukan tewas tanpa busana dengan mulut disumpal kaus kaki. Priyo mengaku membunuh karena kesal disebut bau badan. Menurut Herry, korban merasa terganggu oleh bau badan tersangka saat bercinta. Korban disebut sesekali menutup hidung dan memberi tahu pelaku soal badannya yang bau itu.

"Tersangka sakit hati karena (disebut) bau badan. Sedikit-sedikit, lama-lama menjadi bukit. Hingga akhirnya tersangka secara spontanitas membunuh korban," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan kepada detikcom, Rabu (15/4/2015).

Pria dua anak itu kini telah dijatuhi vonis 16 tahun bui. Majelis hakim menyebut pembunuhan yang dilakukan oleh Priyo tergolong sadis. Sedangkan hal yang meringankan dalam putusan Priyo adalah terdakwa mengakui perbuatannya.

2. Pembunuhan Alika

Kasus pembunuhan terhadap Alika (23) sempat menghebohkan publik pada 2016 lalu. Alika dibunuh secara sadis oleh teman kencannya di sebuah kamar di Hotel Elysta, Koja, Jakarta Utara. Pelaku, Syahril Sidik (29) mengaku menusuk Alika 9 kali karena sakit hati dikatai seperti kingkong.

"Saat berhubungan badan, pelaku tersinggung karena dikatain oleh korban bau badan dan badannya berbulu kayak kingkong," ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan kepada detikcom, Rabu (13/7/2016).

Mendengar perkataan korban, pelaku langsung naik pitam. Pelaku lalu menusukkan sebilah pisau yang dibawanya ke tubuh korban hingga korban tewas.

"Pelaku menusuk perut korban sebanyak 9 kali serta di bagian leher berkali-kali," imbuhnya.

Syahril akhirnya ditangkap kurang dari 24 jam oleh tim dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Purwakarta, Jawa Barat. Dia dihadiahi timah panas oleh petugas karena melawan dan mencoba kabur saat hendak ditangkap.

3. Isah Dibunuh Gegara Pelaku Kesal

Kasus pembunuhan terhadap Isah (42) saat bertemu dengan teman kencannya, AS (33) berawal dari masalah sepele. Pelaku membunuh Isah gegara kesal diejek tak kuat 'main' lama saat berhubungan badan.

Kasus itu terjadi di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Polisi telah menangkap AS.

"Motifnya karena dia mainnya terlalu cepat, jadi diece-ece (diejek) oleh perempuan itu," ucap Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani kepada detikcom, Jumat (6/3/2020).

Dari ejekan itu, sambung Teddy, pelaku kesal. Pelaku lantas membekap korban dengan bantal yang ada di kamar tersebut.

Korban tewas seketika akibat ulah keji pelaku. Setelah itu, pelaku mengikat tangan Isah yang dalam kondisi bugil.

"(Meninggalnya) dibekap pakai bantal gitu sampai tidak bernapas," tutur Teddy.

AS ditangkap di sebuah kawasan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Jumat (28/2). Penangkapan pelaku tersebut dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Subang AKP Deden A Yani.

Lihat juga video 'Pria di Blora Membunuh Karena Video Mesum Adiknya Tersebar':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman berikut.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT