Jl Ir Sutami di Lebak yang Rusak Mulai Diperbaiki

ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Jl Ir Sutami di Lebak yang Rusak Mulai Diperbaiki

Fathul Rizkoh - detikNews
Jumat, 21 Okt 2022 12:14 WIB
Penampakan Jalan Ir  Sutami yang diperbaiki
Penampakan Jalan Ir Sutami yang diperbaiki (Fathul/detikcom)
Lebak -

Permukaan Jl Ir Sutami dari Malangnegah-Citeras di Kabupaten Lebak, Banten, yang rusak sudah mulai diperbaiki. Sebagian jalanan yang rusak itu kini sudah tampak mulus.

Pantauan detikcom di sepanjang jalan ini, Jumat (21/10/2022), perbaikan jalan baru sampai di wilayah Ciawi. Kurang lebih ada lima titik jalan rusak yang masih dikerjakan.

Papan informasi perbaikan jalan dan dua alat berat bisa dilihat di titik yang masih dikerjakan. Ada juga beberapa titik yang pekerjaan perbaikannya terlihat sudah selesai.

Salah satu warga bernama Adi yang melintas di jalan ini mengatakan perbaikan jalan sudah dilakukan sejak Minggu lalu. Perbaikan jalannya dengan mengecor bagian yang rusak.

"Iya, jalannya lagi diperbaiki. Tadi ada alat berat, pekerjanya. Jalannya dicor gitu," kata Adi saat dimintai keterangan.

Adi mengaku senang dengan perbaikan jalan meskipun pekerjaan perbaikan jalan membuat lalu lintas macet karena diberlakukan buka tutup jalan.

"Iya macet, jadi gantian gitu lewatnya, iya buka tutup jalan. Kalau tadi lewat nggak begitu macet karena mungkin siang. Kalau sore, jalan ini pasti macet," tuturnya.

Dimintai konfirmasi, juru bicara KemenPUPR Banten Amir membenarkan sudah dimulainya pekerjaan perbaikan jalan. Amir tidak merinci hingga kapan jalan diperbaiki.

"Iya (diperbaiki)," kata Amir singkat dihubungi.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (KemenPUPR) merencanakan sejumlah perbaikan jalan di tahun ini. Salah satu yang akan diperbaiki adalah kerusakan Jl Ir Sutami di Kabupaten Lebak.

Perbaikan jalan ini menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 dengan nilai pagu paket sebesar Rp 240.481.324.000.

Selama proses lelang berlangsung, permukaan jalan Ir Sutami terlihat makin rusak dan berlubang. Pengendara yang lewat menantikan perbaikan jalan.

"Pengin banget jalannya mulus, sayang mobilnya. Mobil bisa cepat rusak nanti (bila jalannya tidak diperbaiki)," kata Malik, seorang sopir angkot, Jumat (29/7).

(zap/zap)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT