Imigrasi Minta Instansi Terkait Atasi Antrean Mengular VoA di Bandara Bali

ADVERTISEMENT

Imigrasi Minta Instansi Terkait Atasi Antrean Mengular VoA di Bandara Bali

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 19 Okt 2022 16:53 WIB
Plt Dirjen Imigrasi Prof Widodo Ekatjahjana melakukan sidak pelayanan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Widodo marah ke pihak bank di Visa on Arrival (VoA).
Sidak Plt Dirjen Imigrasi Widodo Ekatjahjana di Bandara Bali (andi/detikcom)
Jakarta -

Imigrasi meminta sejumlah instansi terkait mengatasi antrean mengular di loket pembayaran visa on arrival (VoA). Salah satunya yang terjadi di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

"VoA itu bukan di wilayah kewenangan kami," kata Plt Dirjen Imigrasi, Widodo Ekatjahjana kepada wartawan, Rabu (19/10/2022).

Antrean tersebut salah satunya terjadi pada Selasa (18/10) pukul 16.00 Wita. Di waktu tersebut mendarat 5 pesawat dalam waktu yang berdekatan. Yaitu AirAsia dari Singapura, Vietjet dari Hochimin, Vietjet dari Hanoi, AirAsia dari Bangkok, dan Qatar Airways dari Doha. Karena pesawat datang hampir bersamaan, penumpukan penumpang tidak terhindarkan. Penumpukan antrean baru selesai 1 jam.

"Kami masih menunggu kebijakan sistem keuangan pembayaran visa secara online agar warga negara asing yang datang tidak antre lagi. Jadi mereka sudah membayar dari negara masing-masing saat hendak berangkat, sehingga saat masuk ke bandara di Indonesia tinggal pemeriksaan paspor di Imigrasi tanpa perlu antre VoA," kata Widodo Ekatjahjana.

Saat ini kebijakan itu masih menunggu persetujuan dari Kementerian Keuangan. Adapun untuk upload dokumen secara online dengan e-Visa sudah berjalan sejak 2020.

"Untuk mengurai antrean bukan kewenangan kami. Tata kelola bandara menjadi tanggung jawab pengelola bandara," ucap Widodo Ekatjahjana.

Widodo Ekatjahjana dua pekan lalu telah melakukan sidak di Bandara Ngurah Rai dan mendapati temuan penumpukan antrean VoA. Imigrasi saat itu meminta petugas konter dari bank dimaksimalkan sesuai jumlah meja konter menjadi 16 layanan. Hal itu langsung ditindaklanjuti pihak bank. Tapi karena penumpang datang dalam waktu bersamaan, antrean tidak terhindarkan.

Untuk diketahui, pergerakan manusia melintasi berbagai negara mulai melonjak pasca-pandemi COVID-19. Menurut catatan Angkasa Pura I, dari Januari hingga September 2022, Bandara Ngurah Rai Bali pada periode tersebut mengangkut 8.186.696 penumpang, yang didominasi turis. Perinciannya, 5.664.091 pergerakan penumpang rute domestik dan 2.480.407 pergerakan penumpang rute internasional, dan 42.198 pergerakan penumpang transit domestik.

Simak Video 'Amarah Plt Dirjen Imigrasi ke Bank di Gerai VoA Saat Sidak Bandara Bali':

[Gambas:Video 20detik]



(asp/zap)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT