Direksi Bank Banten Serahkan SKK ke Kejati, Urus Masalah Kredit Macet

ADVERTISEMENT

Direksi Bank Banten Serahkan SKK ke Kejati, Urus Masalah Kredit Macet

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Senin, 17 Okt 2022 19:59 WIB
Direksi Bank Banten kirim SKK ke Kejati Banten
Foto: Direksi Bank Banten kirim SKK ke Kejati Banten (Bahtiar/detikcom)
Serang -

Direksi Bank Banten kembali menyerahkan Surat Kuasa Khusus (SKK) ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten untuk penyelesaian kredit macet. Pihak direksi sekaligus para pemimpin cabang juga menyepakati adanya pakta integritas untuk penyehatan dan transparansi di bank daerah itu.

Penyerahan SKK dan penandatangan pakta integritas ini dihadiri seluruh kepala cabang sekaligus direksi Bank Banten. ada delapan poin kesepakatan yang ditandatangani termasuk pencegahan korupsi di bank tersebut.

"Kami menyatakan menjalankan kegiatan dan pengelolaan pada Bank Banten sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, good governance. Berkomitmen melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai jabatan," ujar Dirut Bank Banten Agus Syabaruddin di Kejati Banten, Senin (17/10/2022).

Selain itu, pihaknya juga siap berkomitmen untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan korupsi, akuntabel dan transparan dalam menjalankan tugas. Juga memberikan contoh dalam kepatuhan terhadap peraturan perundangan-undangan dalam melaksanakan tugas.

Di tempat yang sama, Kajati Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan bahwa, pakta integritas dan penyerahan SKK ini untuk membangun semangat dan kepercayaan baru untuk pemulihan Bank Banten. Bidang tata usaha negara di Kejati, dari perjanjian pakta integritas pertama katanya sudah menyelamatkan uang Bank Banten Rp 10,6 miliar.

"Kegiatan pakta integritas dengan seluruh jajaran Bank Banten dan penyerahan SKK, mengajak Bank Banten memulai semangat dan kepercayaan baru untuk Banten lebih baik," ujar Leonard.

Ia mengatakan, dengan dibuatkan perjanjian dan pemberian SKK agar Kejati mendampingi diharapkan membuat debitur menyelesaikan kewajiban kreditnya. Penyelamatan kredit macet di bank ini harus melalui kolaborasi dan dukungan semua pihak mulai dari kepala daerah hingga DPRD.

"Kami ingin menjaga tata kelola dalam rangka pelaksanaan di Bank Banten, prinsip kehati-hatian, prudential banking yang kita harapkan harus segera diperbaiki agar Bank Banten menjadi bank yang diharapkan," pungkasnya.

Pakta integritas dan penyerahan SKK Bank Banten dengan Kejati ini adalah untuk yang kedua kalinya. Kejati sebelumnya telah menerima sekitar 43 SKK untuk pendampingan agar pengacara negara membantu penyelesaian kredit macet. Total dari 43 SKK itu nilai kreditnya hingga 199,5 miliar.

(bri/maa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT