Labfor Olah TKP Selidiki Asal-usul Peluru Nyasar ke Rumah WN Jerman

ADVERTISEMENT

Labfor Olah TKP Selidiki Asal-usul Peluru Nyasar ke Rumah WN Jerman

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 13 Okt 2022 12:25 WIB
Police line, garis polisi
Ilustrasi police line (Robby Bernardi/detikcom)
Jakarta -

Polisi tengah menyelidiki peluru nyasar ke rumah warga negara (WN) Jerman, Lamine, yang berlokasi di Jl Pangeran Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan. Olah tempat kejadian perkara (TKP) pun telah dilakukan.

"Iya kemarin dari Labfor sudah olah TKP," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Irwandhy saat dihubungi, Kamis (13/10/2022).

Irwandhy mengatakan olah TKP itu dilakukan untuk membuat terang perkara peluru nyasar tersebut. Asal benda yang diduga peluru itu dianalisis dari olah TKP kemarin.

"Nanti dianalisa oleh tim Forensik Polri untuk menentukan jenis benda ini apa, yang seperti proyektil kita temukan ini apa," ucap Irwandhy.

Bukti petunjuk CCTV di lokasi pun tengah didalami penyidik. Namun, polisi saat ini enggan berspekulasi perihal peluru nyasar itu apakah ada indikasi ditembakkan secara sengaja atau tidak.

"Kami belum mengarah ke sana. Kami masih analisa TKP dulu karena harus kita tentukan dulu ini apa benda ini jenisnya apa. Karena kami harus tentukan arahnya dari mana. Jadi tidak bisa ujug-ujug," ucap Irwandhy.

Proyektil Peluru Dicek Labfor

Polisi sebelumnya menyebut logam diduga proyektil peluru itu bakal diperiksa oleh Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.

"Butiran logam yang ditemukan, sedang kami ajukan ke Puslabfor," ujar Kapolsek Cilandak Kompol Multazam Lisendra saat dihubungi, Rabu (12/10).

Multazam mengatakan pihaknya belum bisa memastikan temuan tersebut betul proyektil peluru atau bukan. Penelitian di Puslabfor Polri, kata dia, diperlukan untuk memastikan hal tersebut.

"Untuk penemuan butiran logam yang diduga proyektil peluru perlu kita konfirmasi lagi ke Puslabfor. Yang pasti butiran logam, yang menentukan proyektil adalah saksi ahli," ujarnya.

Selain logam diduga proyektil peluru, Multazam mengatakan pihaknya akan menyerahkan pecahan kaca yang ditemukan di TKP. Saat ini pihak kepolisian tengah mengurus administrasi untuk menyerahkan dua batang bukti tersebut.

"Pecahan kaca yang ditemukan di dekat logam tersebut. Masih berproses, tentunya syarat administrasi harus dipenuhi," ujarnya.

(ygs/mea)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT