BLT BBM untuk Sopir Angkot dan Ojol di Bogor Disalurkan Akhir Oktober

ADVERTISEMENT

BLT BBM untuk Sopir Angkot dan Ojol di Bogor Disalurkan Akhir Oktober

M Sholihin - detikNews
Senin, 10 Okt 2022 17:47 WIB
Pemkot Bogor akan memberikan BLT dampak kenaikan harga BBM berupa voucer pembelian BBM kepada 2.341 sopir angkot dan pengemudi ojol. (M Sholihin/detikcom)
Pemkot Bogor akan memberikan BLT dampak kenaikan harga BBM berupa voucer pembelian BBM kepada 2.341 sopir angkot dan pengemudi ojol. (M Sholihin/detikcom)
Bogor -

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah menjajaki kerja sama dengan pihak Pertamina terkait skema pemberian bantuan untuk sopir angkot dan pengemudi ojek online (ojol) yang terdampak kenaikan harga BBM. Bantuan yang diberikan rencananya berupa voucer pembelian BBM.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Bogor Eko Prabowo mengatakan ada 2.341 orang sopir angkot dan driver ojol yang akan menerima bantuan langsung tunai (BLT) BBM. Saat ini, Pemkot Bogor masih menjajaki kerja sama dengan Pertamina.

"Secara teknis Dishub tengah menyiapkan pemberkasan demi tertib administrasi. Kami juga sedang menjajaki MoU dengan Pertamina untuk nantinya penerima kompensasi kenaikan BBM mendapat voucer pengisian BBM bukan bentuk uang tunai," kata Eko, Senin (10/10/2022).

Eko menyebut bantuan ini dialokasikan Pemkot Bogor melalui Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2022 sebesar 2 persen. Jumlah bantuan yang akan diberikan mencapai Rp 4,6 miliar dan yang akan diberikan kepada sopir angkot dan ojol sebesar Rp 1,4 miliar.

"Data BLT BBM kami mengusulkan 2.341 orang ber-KTP Kota Bogor yang terdampak, rinciannya yakni 1.341 untuk sopir angkot dan 1.000 untuk pengemudi ojol," tambah Eko.

Ditemui terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Syarifah Sopiah mengatakan Pemkot Bogor saat ini masih menunggu evaluasi dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait penyaluran BLT BBM. Jika evaluasi rampung, BLT akan diberikan pada akhir Oktober mendatang.

"Setelah evaluasinya dari gubernur, secepatnya kita salurkan, (kemungkinan) akhir Oktober," kata Syarifah.

"Anggaran untuk sopir dan ojol sebanyak 2.341 orang nilainya sebesar Rp 1,4 miliar. Setiap pengemudi itu akan mendapatkan BLT BBM sebesar Rp 600 ribu setiap orang untuk tiga bulan, Oktober, November, dan Desember," tambahnya.

(jbr/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT