Mahfud Md: TGIPF Akan Gali Lebih Jauh Penyakit-penyakit PSSI

ADVERTISEMENT

Mahfud Md: TGIPF Akan Gali Lebih Jauh Penyakit-penyakit PSSI

Silvia Ng - detikNews
Jumat, 07 Okt 2022 14:04 WIB
Menko Polhukam Mahfud Md
Foto: Menko Polhukam Mahfud Md (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Menko Polhukam, Mahfud Md, mengatakan bahwa Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan akan menggali akar masalah di Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Hal itu, kata Mahfud, sebagai landasan untuk memberikan rekomendasi jangka panjang terkait PSSI kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Tim ini akan menggali lebih jauh penyakit-penyakit PSSI, yang selama ini selalu terulang, nanti akan digali oleh tim ini untuk disampaikan sebagai rekomendasi yang lebih bersifat jangka panjang," kata Mahfud, di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat (Jakpus), Jumat (7/10/2022).

Mahfud menjelaskan, rekomendasi jangka panjang ini berkaitan dengan latar belakang, budaya, hingga regulasi PSSI. Rekomendasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan ini juga nantinya berupa tindak lanjut dari langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh Polri.

"Yang jangka panjang yang menyangkut latar belakang, budaya, regulasi, dan sebagainya ini tim yang akan menyelesaikan (membuat laporan rekomendasi, disampaikan) kepada Presiden," jelas Mahfud.

"Sehingga sebagian laporan tim itu sudah merupakan langkah-langkah lanjut yang dilakukan oleh Polri," imbuh dia.

Sementara, untuk rekomendasi jangka panjang disebutnya sudah dilakukan oleh Polri dan instansi terkait. Salah satunya, kata Mahfud, mengenai penetapan tersangka dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 131 orang itu.

"Yang jangka pendek sebenarnya sudah ada jawabannya, ya itu tadi, penetapan tersangka, pemecatan, kemudian perintah renovasi stadion di seluruh Indonesia kepada PUPR. Itu yang jangka pendek," kata Mahfud.

Lebih lanjut, Mahfud mengatakan TGIPF Tragedi Kanjuruhan nantinya juga akan berkomunikasi dengan FIFA terkait perubahan mendasar yang dilakukan terhadap PSSI.

"Iya dengan PSSI kita, nanti follow up-nya kalau terkait dengan restrukturisasi atau perubahan-perubahan mendasar pada PSSI ya kita dengan FIFA," ungkapnya.

(mae/mae)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT