Wagub DKI Takziah ke Rumah Korban Tembok Roboh MTsN 19: Saya Mohon Maaf

ADVERTISEMENT

Wagub DKI Takziah ke Rumah Korban Tembok Roboh MTsN 19: Saya Mohon Maaf

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 07 Okt 2022 13:00 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Wildan-detikcom)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Wildan/detikcom)
Jakarta -

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria bertakziah ke rumah duka Dicka Syafa Ghifari di Pangkalan Jati, Depok, Jawa Barat. Dicka merupakan salah satu korban tewas akibat tembok roboh di MTsN 19 Jakarta.

"Tiga orang anak kami, siswa MTSN 19 Jakarta, meninggal dunia tertimpa tembok roboh pada Kamis pukul 14.00 di sekitar Gedung MTsN 19 Jakarta, Pondok Labu, Jakarta Selatan. Ananda Dicka merupakan salah satu korban meninggal dunia," kata Riza Patria melalui Instagram pribadinya, @arizapatria, Jumat (7/10/2022).

Riza mengatakan keluarga bercerita Dicka merupakan anak penurut dan rajin beribadah di masjid. Riza mendoakan Dicka mendapat tempat terbaik di sisi Allah.

"Semoga Allah SWT menerima semua amal baiknya, mengampuni kesalahannya, melapangkan kuburnya, menempatkannya di surga, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan," ucapnya.

Riza juga menyampaikan permohonan maaf beserta dukacita mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Dia berjanji melakukan evaluasi agar peristiwa serupa tak terulang.

"Kepada keluarga korban, saya sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya serta dukacita mendalam," ucapnya.

"Kejadian yang menyedihkan ini harus jadi bahan evaluasi agar tidak terulang," sambung Riza.

Sebelumnya, insiden tembok roboh di MTsN 19 Pondok Labu akibat diterjang banjir menewaskan tiga siswa. Tiga orang korban meninggal dunia bernama Dicka, Dendis, dan Adnan.

"Seluruh korban sedang dibawa ke Rumah Sakit Prikasih untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," kata Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji dalam keterangannya, Kamis (6/10).

Isnawa menyebut peristiwa tembok roboh di MTsN 19 Pondok Labu itu terjadi pada Kamis (6/10) sekitar pukul 14.50 WIB. Peristiwa itu bermula saat hujan deras menyebabkan air gorong-gorong meluap dan menggenangi area MTsN 19.

Tembok itu roboh akibat tidak mampu menahan luapan air setelah hujan deras. Saat tembok roboh, beberapa siswa tengah bermain di taman sekolah.

(taa/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT