Polisi Pastikan Perampok Toko Emas Serpong Tak Terkait Jaringan Teroris

ADVERTISEMENT

Polisi Pastikan Perampok Toko Emas Serpong Tak Terkait Jaringan Teroris

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 07 Okt 2022 12:08 WIB
Polda Metro Jaya merilis pengungkapan kasus mafia tanah, Senin (18/7/2022). Hingga saat ini total sudah ada 30 tersangka yang ditangkap dan sebagian ditahan di Polda Metro Jaya.
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi (tengah) memastikan 4 perampok toko emas di Serpong tak terkait jaringan teroris. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Pihak kepolisian telah melakukan pendalaman terhadap 4 pelaku perampokan toko emas di mal Serpong, Tangsel, yang ditangkap beberapa waktu lalu. Dari hasil pendalaman keempatnya dinyatakan tak terkait dengan jaringan teroris.

"Kami sudah koordinasikan ke Densus 88, dipastikan mereka tidak terlibat dengan jaringan teroris," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi saat dihubungi wartawan, Jumat (7/10/2022).

Terpisah, Kabagops Densus 88 Antiteror Kombes Aswin Siregar mengatakan hal yang sama.

"Sudah dicek tidak ada yang terkait dengan kelompok maupun jaringan terorisme yang ada," kata Aswin.

Polisi awalnya mensinyalir para pelaku terlibat jaringan teroris. Hal itu mengacu pada rentetan tiga aksi perampokan toko emas yang dilakukan para pelaku.

Perampokan toko emas itu acap kali merupakan upaya pencarian dana yang dilakukan kelompok teroris. Namun, dari hasil penyelidikan polisi dan pihak Densus memastikan motif perampokan pelaku didasari faktor ekonomi semata.

"Rentetan kasus perampokan toko emas di Tangerang Raya setelah di dalami penyelidikan bersama sama dengan Densus, murni bermotif ekonomi," ucap Hengki.

Empat pelaku yang ditangkap berinisial SU (37), TH (37), MK (33), dan H (34). Keempatnya ditangkap di tiga lokasi, yakni di Bogor, Jawa Barat; Grobogan, Jateng; dan Benda, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (29/9).

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya....

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT