Wagub DKI Minta Maaf Sistem Baru TransJ Bikin Antre Panjang: Kami Evaluasi

ADVERTISEMENT

Wagub DKI Minta Maaf Sistem Baru TransJ Bikin Antre Panjang: Kami Evaluasi

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 06 Okt 2022 14:20 WIB
Ahmad RIza Patria
Wagub DKI Jakarta Ahmad RIza Patria (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan permohonan maaf atas penerapan sistem baru TransJakarta yang berujung munculnya antrean panjang di sejumlah halte bus. Riza berjanji akan mencarikan solusi atas permasalahan itu.

"Kami memohon maaf yang terjadi tentu menjadi evaluasi bagi kita, TransJakarta sudah memahami, mengerti dan terus akan dicarikan solusi terbaiknya," kata Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Kamis (6/10/2022).

Riza menuturkan pembaharuan sistem itu diperuntukkan buat mendukung jalannya penerapan tarif integrasi transportasi untuk tiga mode kendaraan umum, yaitu TransJakarta, LRT, dan MRT. Kendati begitu, Riza memandang setidaknya kendala ini muncul di awal penerapan tarif integrasi sehingga ke depannya bisa disiapkan langkah antisipasi.

"Justru kita bersyukur ini terjadi di awal sehingga kita bisa mengantisipasi ke depan ya. Karena memang nanti kan jangkauannya, luasannya kan besar sekali," ujarnya.

Karena itu, dia memastikan peristiwa ini dijadikan sebagai bahan evaluasi. Dia menginstruksikan agar direksi TransJakarta segera mencari akar permasalahan ini.

"Jadi ini menjadi evaluasi, pembelajaran bagi TransJakarta supaya dicek kembali apa sesungguhnya yang terjadi. Apakah kesalahan pada kartu atau justru pada card reader itu sendiri. Nanti ini akan kita lihat," terangnya.

Sebagaimana diketahui, sistem baru TransJakarta sudah diberlakukan untuk para pengguna transportasi busway tersebut. Sistem baru itu berhubungan dengan penggunaan kartu sebagai alat pembayaran pengguna TransJakarta.

Setelah diberlakukan aturan baru TransJakarta, kini kartu busway hanya berlaku untuk satu penumpang. Hal ini berbeda dengan sebelumnya, di mana satu kartu busway bisa digunakan untuk beramai-ramai. Kini setiap penumpang TransJakarta diwajibkan tap in dan tap out.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan TransJakarta Anang Rizkani Noor mengatakan penumpang TransJakarta wajib tap in dan tap out. Jika tidak tap out, kartu akan di-reset dan biaya perjalanan sebelumnya akan dikenakan saat perjalanan berikutnya.

"Apabila pelanggan tidak melakukan tempel kartu, baik saat naik/turun, konsekuensinya kartu akan terblokir. Pelanggan perlu melakukan atur ulang (reset) dan biaya perjalanan sebelumnya akan dikenakan pada perjalanan berikutnya," kata Anang, dikutip detikcom, Rabu (5/10).

Kartu yang terblokir tetap bisa digunakan kembali. Untuk membuka blokir kartu, kartu pelanggan akan diatur ulang (reset) pada gate yang tersedia di seluruh halte TransJakarta maupun alat tempel kartu (tap on bus) yang ada di seluruh armada non-BRT.

Seiring dengan ketentuan baru TransJakarta, saldo minimal kartu saat ini ialah Rp 5.000. Jika saldo tidak mencukupi, pelanggan tidak bisa menggunakan layanan TransJakarta kecuali untuk layanan gratis.

"Jadi selalu pastikan pelanggan memiliki saldo minimum sebelum menggunakan layanan TransJakarta dan melakukan tempel kartu saat naik dan turun bus (tap in dan tap out)," ucap Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan TransJakarta Anang Rizkani Noor.

(taa/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT