Momen Anies dan Dubes Singapura Gowes Keliling Sungai Hasil Naturalisasi

ADVERTISEMENT

Momen Anies dan Dubes Singapura Gowes Keliling Sungai Hasil Naturalisasi

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 06 Okt 2022 11:49 WIB
Anies dan Dubes Singapura Gowes Keliling Sungai Hasil Naturalisasi
Foto: Tiara/detikcom
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hari ini meresmikan ruang limpah Sungai Brigif di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Lahan penampungan air sementara yang mengusung konsep naturalisasi ini dilengkapi sejumlah fasilitas, salah satunya jogging track.

Pantauan detikcom di kawasan Waduk Brigif Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Kamis (6/10/2022), acara peresmian ini turut dihadiri sejumlah tokoh. Di antaranya Duta Besar Singapura untuk RI Kwok Fong Seng, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Yusmada Faizal, serta Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin.

Seusai peresmian dan penandatanganan prasasti, Anies dkk berkeliling mengitari kawasan Sungai Brigif. Perjalanan dimulai dari kegiatan menabur 2.000 benih ikan mujair ke dalam ruang limpah Sungai Brigif Atas.

Anies dan Dubes Singapura Gowes Keliling Sungai Hasil NaturalisasiAnies dan Dubes Singapura di sungai hasil naturalisasi. (Tiara/detikcom)

Setelahnya, agenda dilanjutkan dengan menaiki sepeda berkeliling kawasan ruang limpah Sungai Brigif Atas. Beberapa warga tampak menyaksikan Anies bersepeda, beberapa di antaranya bahkan meminta foto bersama.

Anies mengatakan ruang terbuka publik ini dibangun dengan menerapkan pendekatan berbasis alam.

"Kita bersyukur, kita bangga bahwa alhamdulillah sebuah ikhtiar panjang yang dikerjakan, yang sempat mengalami tantangan karena kita diterpa pandemi akhirnya hari ini ikhtiar itu tuntas. Nature based solution, solusi berbasis alam," kata Anies.

Anies menilai pembangunan kota selama beberapa abad kerap mengadopsi pendekatan yang berimbas kepada kerusakan lingkungan hingga perubahan iklim. Pemprov DKI lalu memilih menerapkan pendekatan berbasis alam dalam sebagai solusi, khususnya dalam mengatasi masalah banjir Jakarta.

Dia mengklaim infrastruktur yang dibangun Pemprov DKI berupa kombinasi antara ruang terbuka hijau dan ruang terbuka biru. Anies meyakini ruang limpah sungai mampu mengembalikan ekosistem sungai seperti sedia kala.

Adopsi Konsep Sungai di Singapura

Anies turut menjelaskan alasan mengundang Kwok Fong Seng dalam kegiatan hari ini. Sebab, prinsip kerja ruang limpah sungai ini mengadopsi konsep naturalisasi Sungai Kallang di Bishan-Ang Mo Kio Park, Singapura. Menurutnya, ruang limpah bisa dijadikan taman sewaktu musim kering dan menjadi penampungan air saat musim hujan.

"Bisa dilihat itu contoh naturalisasi, contoh bagaimana mengendalikan air pada saat musim hujan dan waktu hujan yang deras maka kawasan lembah berisi air. Begitu musim kering, tidak ada air, maka jadi tempat warga bermain," terangnya.

(taa/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT