Anies Resmikan Ruang Limpah Sungai Brigif, Tiru Naturalisasi Sungai Kallang

ADVERTISEMENT

Anies Resmikan Ruang Limpah Sungai Brigif, Tiru Naturalisasi Sungai Kallang

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 06 Okt 2022 11:06 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan meresmikan Ruang Limpah Sungai Brigif di Jagakarsa. Menurutnya, ruang terbuka publik ini dibangun dengan konsep berbasis alam. (Tiara Aliya/detikcom)
Gubernur DKI Anies Baswedan meresmikan ruang limpah Sungai Brigif di Jagakarsa. Menurutnya, ruang terbuka publik ini dibangun dengan konsep berbasis alam. (Tiara Aliya/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan ruang limpah Sungai Brigif di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Anies mengatakan ruang terbuka publik ini dibangun dengan menerapkan pendekatan berbasis alam.

"Kita bersyukur, kita bangga bahwa alhamdulillah sebuah ikhtiar panjang yang dikerjakan, yang sempat mengalami tantangan karena kita diterpa pandemi akhirnya hari ini ikhtiar itu tuntas. Nature based solution, solusi berbasis alam," kata Anies Baswedan di lokasi, Kamis (6/10/2022).

Anies menilai pembangunan kota selama beberapa abad kerap mengadopsi pendekatan yang berimbas kepada kerusakan lingkungan hingga perubahan iklim. Pemprov DKI lalu memilih menerapkan pendekatan berbasis alam dalam sebagai solusi, khususnya dalam mengatasi masalah banjir Jakarta.

Dia mengklaim infrastruktur yang dibangun Pemprov DKI berupa kombinasi antara ruang terbuka hijau dan ruang terbuka biru. Anies meyakini ruang limpah sungai mampu mengembalikan ekosistem sungai seperti sedia kala.

"Ruang limpah sungai ini adalah upaya juga mengembalikan ekosistem sempadan sungai, yaitu menahan air pada saat terjadi limpahan, tapi juga dia menjadi sebuah ekosistem sungai yang hidup, sehingga kita berharap di sini akan muncul kembali hewan air, muncul tanaman rindang, dan burung yang berdatangan sehingga menjadi ekosistem yang sehat," jelasnya.

"Inilah kita dari dulu sering katakan nature based solution melakukan naturalisasi sehingga kita kembali pada posisi alam, sebagaimana ketika dulu masyarakat belum melakukan intervensi lewat pembangunan," tambahnya.

Adopsi Konsep Sungai di Singapura

Lebih lanjut Anies menjelaskan prinsip kerja ruang limpah sungai ini mengadopsi konsep naturalisasi Sungai Kallang di Bishan-Ang Mo Kio Park, Singapura. Menurutnya, ruang limpah bisa dijadikan taman sewaktu musim kering dan menjadi penampungan air saat musim penghujan.

Gubernur DKI Anies Baswedan meresmikan Ruang Limpah Sungai Brigif di Jagakarsa. Menurutnya, ruang terbuka publik ini dibangun dengan konsep berbasis alam. (Tiara Aliya/detikcom)Anies meyakini ruang limpah sungai mampu mengembalikan ekosistem sungai seperti sedia kala (Tiara Aliya/detikcom)

Selain Singapura, negara lainnya yang menjadi percontohan ialah Belanda, yang membangun ruang untuk sungai.

"Bisa dilihat itu contoh naturalisasi contoh, bagaimana mengendalikan air. Pada saat musim hujan dan waktu hujan yang deras, kawasan lembah berisi air. Begitu musim kering, tidak ada air, maka jadi tempat warga bermain," terangnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Simak juga Video: Resmikan Sekolah Net Zero, Anies: Gedung Abad 19, Kini Abad 21

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT