Setjen DPR Tak Lanjutkan Pengadaan 100 Unit TV 43" Senilai Rp 1,5 M

ADVERTISEMENT

Setjen DPR Tak Lanjutkan Pengadaan 100 Unit TV 43" Senilai Rp 1,5 M

Matius Alfons Hutajulu - detikNews
Rabu, 05 Okt 2022 15:34 WIB
Pembangunan gedung baru untuk DPR RI menuai kritikan berbagai pihak walaupun Ketua DPR Setya Novanto menyebut Presiden Jokowi telah setuju pembangunan tersebut. Tetapi Presiden Jokowi belum teken Perpres tentang pembangunan Gedung DPR. Lamhot Aritonang/detikcom.
Foto Ilustrasi Kompleks DPR/MPR (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI buka suara terkait anggaran pengadaan 100 unit televisi atau TV ukuran 43 inci seharga Rp 1,5 miliar. Setjen DPR menegaskan belum laksanakan dan tidak akan melanjutkan proses pengadaan TV tersebut.

Kabiro Umum Setjen DPR RI Rudi Rochmansyah mengatakan data pengadaan 100 unit TV senilai Rp 1,5 miliar memang sempat diajukan di Sirup LKPP pada awal tahun. Namun dia memastikan pengajuan itu belum tentu dilaksanakan.

"Di Sirup itu biasanya semua Kementerian Lembaga di awal tahun memang mengumumkan di sirup, tetapi belum tentu dilaksanakan, karena kan biasanya ada proses revisi. Nah jadi itu hanya berdasarkan di awal aja, dan sudah kita revisi, sudah lama. Karena kita nggak laksanakan ya revisinya memang mungkin belum sempat di-upload, karena belum kita laksanakan," kata Rudi saat dihubungi, Rabu (5/10/2022).

Rudi mengatakan sampai saat ini belum ada tahapan pengadaan TV itu yang berjalan. Menurutnya, proses pengadaan tersebut pastinya terlihat jika sudah berjalan.

"Belum sama sekali, kan logikanya kalau sudah jalan kan sudah ada, ada pengumumannya, ada peserta tendernya, dan sudah pasti, kalau ada peserta tender kan terinformasikan juga. Seperti proses tender sebelumnya biasanya ada tuh proses, nah ini karena belum dilaksanakan, jadi proses-proses tender memang belum ada," ucapnya.

Rudi pun memastikan akan merevisi yang tercantum di Sirup LKPP. Selain itu, dia menegaskan tidak akan melanjutkan proses pengadaan 100 unit TV 43 inci senilai Rp 1,5 miliar.

"Belum belum, nggak ada (rencana melanjutkan pengadaan), ini juga sudah mau akhir tahun, nggak mungkin juga kita untuk mengadakan nih. Iya. Kita kaget juga berita sudah viral jadinya. Memang nggak ada proses-prosesnya, kan ada proses tahapan, pengumuman, pemilihan segala macem, ini prosesnya aja belum ada, memang belum dilaksanakan, nggak ada proses-prosesnya," ujar dia.

Simak selengkapnya soal pengadaan TV 43 inci di halaman berikutnya.

Saksikan juga 'Geger Komika Mamat Alkatiri Dipolisikan Anggota DPR Gegara Roasting':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT