Dicek Jaksa, Barang Bukti Kasus Sambo dkk Dikemas 6 Boks Plastik Kontainer

ADVERTISEMENT

Dicek Jaksa, Barang Bukti Kasus Sambo dkk Dikemas 6 Boks Plastik Kontainer

Yulida Medistiara - detikNews
Selasa, 04 Okt 2022 18:19 WIB
Jakarta -

Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) hari ini menerima penyerahan barang bukti untuk diverifikasi jaksa terkait kasus pembunuhan Brigadir J yang menjerat Ferdy Sambo dkk. Barang bukti yang diserahkan penyidik Bareskrim Polri itu dikemas dalam 6 boks plastik kontainer.

"Adapun barang bukti yang dikemas/disimpan/diserahkan sebanyak 6 boks plastik untuk diverifikasi sebagaimana yang tertera dalam daftar barang bukti dalam berkas perkara ini," kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana dalam keterangannya, Selasa (4/10/2022).

Setelah menerima barang bukti tersebut, tim Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan melakukan pengecekan atau verifikasi terhadap barang bukti kasus Ferdy Sambo dkk itu.

Pengecekan barang bukti dilaksanakan terkait dengan Tersangka FS, Tersangka REPL, Tersangka RRW, Tersangka KM, dan Tersangka PC (primair Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan subsidair Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan Tanpa Rencana) dan dalam tindak pidana obstruction of justice dengan Tersangka FS, Tersangka BW, Tersangka ARA, Tersangka CP, Tersangka HK, Tersangka AN, dan Tersangka IW.

Adapun penyerahan barang bukti kasus Ferdy Sambo dkk dilakukan hari ini agar dapat memudahkan tim jaksa dalam pelaksanaan pelimpahan tahap II atau pelimpahan tersangka dan barang bukti besok. Ketut mengatakan, penyerahan barang bukti hari ini masih dalam bentuk verifikasi. Secara administrasi, pelimpahan tahap dua tetap resmi dilaksanakan besok bersama dengan penyerahan para tersangka.

"Pengecekan dilakukan untuk memudahkan Tim JPU pada saat menerima pelimpahan Tersangka dan barang bukti (Tahap II) dari Penyidik Bareskrim Polri yang direncanakan pada Rabu 05 Oktober 2022 dan nantinya akan digunakan sebagai barang bukti untuk pembuktian oleh Tim JPU pada saat persidangan," katanya.

Sebagai informasi, polisi mengusut dua kasus terkait pembunuhan Yosua. Dua kasus itu ialah dugaan pembunuhan berencana dan kasus ITE terkait perusakan alat bukti atau dugaan merintangi penyidikan.

Total ada 11 orang yang menjadi tersangka dalam dua kasus itu. Satu di antaranya, yakni Ferdy Sambo, menjadi tersangka dalam dua kasus itu.

Untuk kasus pembunuhan, lima tersangkanya ialah Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer (RE atau E), Bripka Ricky Rizal (RE), Kuat Ma'ruf, dan Putri Candrawathi. Mereka dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana subsider Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan juncto Pasal 55 juncto 56 KUHP.

Berikutnya, ada tujuh orang tersangka kasus merintangi penyidikan kasus tewasnya Brigadir Yosua. Mereka ialah Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman Arifin, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto.

(yld/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT