MKD Panggil Lagi Sekjen DPR soal Pamdal Titipan Anggota Dewan Besok

ADVERTISEMENT

MKD Panggil Lagi Sekjen DPR soal Pamdal Titipan Anggota Dewan Besok

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Senin, 03 Okt 2022 19:05 WIB
Habiburokhman. (dok.istimewa)
Habiburokhman (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) kembali memanggil Sekjen DPR Indra Iskandar terkait pernyataan bahwa pengamanan dalam (pamdal) DPR sebagian besar merupakan titipan para anggota DPR. Indra dipanggil ke ruang MKD DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, besok.

"MKD DPR akan mengundang Sekjen DPR besok jam 10.00 WIB. Pemanggilan tersebut terkait dugaan pelanggaran kode etik adanya anggota DPR yang melakukan penitipan dalam proses seleksi pamdal," kata Wakil Ketua MKD DPR Habiburokhman kepada wartawan, Senin (3/10/2022).

Habiburokhman menuturkan MKD DPR hendak meminta klarifikasi lebih lanjut dari Indra. Selain itu, Indra diminta membawa daftar nama anggota DPR yang 'menitip'.

"Kami meminta Sekjen DPR hadir untuk memberikan keterangan dan klarifikasi dengan membawa bukti daftar nama anggota DPR yang menitip pada proses seleksi pamdal," kata Waketum Gerindra itu.

Dia menyebut rapat MKD itu digelar secara terbuka. "Proses klarifikasi akan dilakukan secara terbuka," lanjut dia

Sekjen DPR Ungkap Pamdal Titipan Anggota

Sebelumnya diberitakan, Indra mengungkapkan pamdal DPR sebelumnya merupakan pengangguran yang mencari kerja. Indra menyebut sebagian besar pamdal DPR itu merupakan titipan para anggota DPR RI.

"Pamdal kita ini masuk karena orang-orang yang mencari kerjaan karena pengangguran. Sebagian besar titipan dari anggota Dewan. Jadi ini kadang-kadang ini belakangan mulai tertib. Tadinya kerjanya, kalau nggak ini cuma megang HP di pintu gerbang, itu ngerokok segala macam," kata Indra saat dimintai klarifikasi MKD di ruang MKD, Senayan, Jakarta, Rabu (28/9).

Indra mengatakan, setiap enam bulan sekali, para personel pamdal dilatih kedisiplinan oleh aparat kepolisian. Namun, menurutnya, hanya sebagian kecil pamdal yang memiliki kesigapan dalam menjalankan tugas

"Setiap enam bulan sekali kita dilatih oleh aparat, sekali oleh kepolisian, sekali oleh Kopassus untuk melatih kesamaptaannya, melatih kedisiplinannya," jelas Indra.

"Hanya sedikitlah. Dari 700 orang, barangkali nggak lebih dari 50 orang yang punya sikap sigap dan lain-lain," tambahnya.

(fca/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT