Jokowi Pimpin Rapat Persiapan KTT G20, Masalah Ukraina Dibahas

ADVERTISEMENT

Jokowi Pimpin Rapat Persiapan KTT G20, Masalah Ukraina Dibahas

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 03 Okt 2022 14:15 WIB
Jokowi Pimpin Rapat Persiapan KTT G20
Jokowi Pimpin Rapat Persiapan KTT G20 (Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat bersama jajaran kabinet untuk mematangkan persiapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Rapat membahas persiapan dari segi substansi ataupun teknis.

"Dalam substansi sudah disampaikan bahwa Indonesia ini salah satu yang hampir semua working group, engagement group-nya selesai," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selepas rapat kabinet di Istana Merdeka seperti dalam keterangan tertulis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Senin (3/10/2022).

Airlangga menjelaskan, dalam pertemuan jalur sherpa (sherpa meeting), masih akan dibahas substansi seputar ekonomi, kesehatan, dan keuangan. Dalam rapat tersebut, para menteri juga telah menyampaikan laporan kepada Presiden Jokowi mengenai format dan bentuk laporan akhir nanti.

"Tadi disampaikan ke Bapak Presiden dan pada prinsipnya persetujuan mengenai format dan bentuk laporan akhir yang masih akan dibahas di dalam empat putaran sous-sherpa di bidang kegiatan-kegiatan dari konten," imbuh Airlangga.

Rapat itu juga membahas kesiapan di Bali dan detail sesi pada saat KTT G20 nanti. Menurut Airlangga, Indonesia berharap keseluruhan hasil pembahasan para pemimpin negara G20 bisa sederhana dan dirangkum dalam 34 paragraf. Selain itu, Airlangga mengungkap soal masalah Ukraina yang masih perlu dibahas.

"Ini sudah mulai dipersiapkan. Memang beberapa negara, terutama negara-negara maju, masih mendorong agar masalah yang terkait dengan Ukraina itu menjadi kesepakatan bersama, sementara kita ingin masuk dalam leaders' declaration," jelasnya.

Untuk memastikan kesiapan Bali sebagai tuan rumah, Jokowi akan meninjau langsung lokasi pelaksanaan pertemuan G20. Jokowi juga ingin memastikan detail agenda pertemuan karena agenda KTT G20 berdekatan waktunya dengan pertemuan internasional lainnya yaitu KTT ASEAN dan APEC.

"Jadi dari segi teknis maupun format ini masih ada pembahasan-pembahasan yang harus didalami lagi. Namun, dari segi kesiapan, Bapak Presiden sendiri akan meninjau ke Bali untuk mengecek detail kesiapan agenda tersebut. Kita ketahui bahwa agenda dari G20 nanti adalah sangat berhimpitan dengan agenda ASEAN sebelumnya, agenda G20, dan agenda APEC, sehingga jadwal di bulan November nanti akan sangat padat," ujar Airlangga.

(knv/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT