MK Sedunia Berkumpul di Bali Bahas Constitutional Justice and Peace

ADVERTISEMENT

MK Sedunia Berkumpul di Bali Bahas Constitutional Justice and Peace

Andi Saputra - detikNews
Senin, 03 Okt 2022 13:57 WIB
Kegiatan di Mahkamah Konstitusi (MK) nampak berjalan normal seperti biasa. Rencananya, BPN Prabowo-Sandiaga akan menyampaikan gugatan Pemilu hari ini.
Gedung MK (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Mahkamah Konstitusi (MK) seluruh dunia akan berkumpul di Bali pekan ini. Sejumlah rangkaian seminar akan digelar dengan dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kongres ini akan dihadiri delegasi Mahkamah Konstitusi/lembaga sejenis dari 84 negara," demikain rilis huas MK yang diterima detikcom, Senin (3/10/2022).

Acara ini digelar Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MKRI). Acara ini bernama Kongres Kelima World Conference on Constitutional Justice (WCCJ) dengan tema "Constitutional Justice and Peace" yang akan digerlas pada 4-7 Oktober 2022 di Bali Nusa Dua Convention Centre, Bali.

"Pada waktu bersamaan, MK menggelar Indonesian Constitutional Court International Symposium (ICCIS), Joint Conference Association of Asian Constitutional Courts and Equivalent Institutions (AACC) and Conference of Constitutional Jurisdictions of Africa (CCJA), dan AACC International Short Course. Direncanakan, Presiden RI Joko Widodo akan membuka secara resmi Kongres pada Rabu, 5 Oktober 2022," tuturnya.

MK Indonesia telah bergabung sebagai anggota WCCJ sejak tahun 2013. Kiprah di forum internasional, termasuk sebagai anggota WCCJ, menjadikan MK Indonesia memperoleh kepercayaan komunitas internasional. Tidak mudah bagi MK menyelenggarakan pertemuan paling bergengsi di dunia hukum itu.

"Pada Agustus 2017, MKRI secara resmi mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah kongres kelima WCCJ," urainya.

Dalam Kongres Keempat WCCJ di Lithuania, MKRI menyampaikan kesediaan dan kesiapan menjadi salah satu kandidat tuan rumah. Selanjutnya, pada pertemuan Biro WCCJ di Venice yang diselenggarakan Maret 2018, MKRI kembali menyampaikan kesediaan dan kesiapan tersebut.

"Pada 2019, relasi kerja sama dan jalinan komunikasi internasional dengan sejumlah badan peradilan konstitusi di berbagai negara, mempertegas proposal kesediaan dan kesiapan," urainya.

Rangkaian momentum kehadiran MK Indonesia dalam pertemuan Biro WCCJ di Republika Dominika, serta dukungan MK Ceko sebagai Ketua Asosiasi Peradilan Konstitusi Eropa dan MK Kazakhstan sebagai Ketua Asosiasi Peradilan Konstitusi Asia, menentukan perjalanan panjang MKRI untuk mendapatkan kepercayaan.

"Akhirnya, pada September 2020, secara resmi MK terpilih menjadituan rumah Kongres Kelima WCCJ tahun 2022," bebernya.

Kongres Kelima WCCJ menjadi forum internasional dengan level tertinggi untuk badan peradilan konstitusi mengingat sampai dengan tahun 2022 ini, tercatat 119 negara menjadi anggota WCCJ. Di samping menjadi forum diskusi, tukar pikiran, berbagi pengalaman dan praktik terbaik diantara anggota WCCJ, Kongres ini merupakan salah satu upaya MKRI untuk meningkatkan kualitas putusan, sekaligus kesempatan untuk semakin meneguhkan kedudukann Indonesia sebagai negara hukum demokratis berdasarkan ideologi Pancasila.

(asp/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT