Ditetapkan Jadi Tersangka, 'Ayah Sejuta Anak' Merasa Tak Bersalah

ADVERTISEMENT

Ditetapkan Jadi Tersangka, 'Ayah Sejuta Anak' Merasa Tak Bersalah

Dwi Rahmawati - detikNews
Minggu, 02 Okt 2022 13:34 WIB
sosok suhendra ayah sejuta anak 1
Suhendra 'Ayah Sejuta Anak' (Faisal/detikcom)
Jakarta -

Suhendra (32), yang dikenal sebagai 'Ayah Sejuta Anak' di Desa Kuripan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, mengaku tak bersalah setelah ditetapkan jadi tersangka kasus perdagangan bayi. Hal tersebut disampaikan penyidik Polres Bogor.

" Dari keterangan langsung tersangka saudara SH, kita mendapatkan keterangan bahwa tersangka sendiri mengaku tidak merasa bersalah dan tersangka beralibi membantu orang "," kata Kasi Humas Polres Bogor Iptu Desi Triana saat dimintai konfirmasi, Minggu (2/10/2022).

Desi menyebut Suhendra menawarkan adopsi bayi kepada orang tua asuh seharga Rp 15 juta. Uang tersebut dikatakan untuk biaya persalinan.

"Ya (untuk biaya persalinan). Anak yang sudah berhasil diadopsi 1 ke daerah Lampung dan yang 4 ada di Dinsos ya," kata Desi.

Untuk diketahui, awal mula terbongkarnya kasus ini setelah polisi mendapatkan laporan dari Puskesmas Ciseeng terkait adanya lima bayi lahir dalam kurun waktu bersamaan atas nama ayah Suhendra atau SH. Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Siswo DC Tarigan menyebut ibu bayi tersebut berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.

"Jadi awalnya ada laporan dari Puskesmas Ciseeng, ada lima bayi lahir dalam rentang waktu yang sama. Semua bayi yang lahir nama ayahnya atas nama SH. Namun dari ibu yang berbeda-beda, dan ibu-ibu ini berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, bukan orang Bogor," kata Siswo Tarigan melalui keterangannya, Sabtu (1/10).

Kades Kahuripan lalu mendapatkan laporan dari tokoh agama setempat bahwa ada ibu-ibu hamil yang ditampung oleh Suhendra. Pihak kecamatan kemudian memanggil Suhendra.

"Kemudian kecamatan memanggil tersangka dan meminta berkonsultasi dengan Dinsos," ungkapnya.

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor mengundang salah satu yayasan untuk berdiskusi tentang penanganan kasus tersebut. Yayasan tersebut diketahui bergerak di bidang kemanusiaan.

Kemudian Dinsos, yayasan, dan aparat setempat datang ke rumah Suhendra untuk melakukan asesmen. Dari hasil asesmen tersebut, ditemukan dugaan perdagangan orang melalui modus adopsi.

Karena dikhawatirkan terjadi apa-apa kepada para korban yang ditampung, enam korban, termasuk satu bayi baru lahir, langsung dievakuasi hari itu juga. Mereka dibawa ke rumah aman yayasan.

Kemudian salah satu pendamping korban dari yayasan melaporkan kejadian itu. Suhendra dilaporkan atas dugaan tindak pidana perdagangan orang.

Polisi pun telah meringkus Suhendra (32) atau 'Ayah Sejuta Anak' di Desa Kuripan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor. Suhendra diringkus lantaran diduga terlibat dalam tindak pidana perdagangan orang dengan modus adopsi bayi seharga Rp 15 juta.

Simak Video: Hendra 'Ayah Sejuta Anak', Tampung 55 Bayi yang Terbuang

[Gambas:Video 20detik]



(aik/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT