PPP: Penahanan Putri Candrawathi Kurangi Suara Minor soal Diskriminasi

ADVERTISEMENT

PPP: Penahanan Putri Candrawathi Kurangi Suara Minor soal Diskriminasi

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Minggu, 02 Okt 2022 12:46 WIB
Anggota Komisi III DPR yang juga Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani hadir di acara Hoegeng Awards 2022, Jakarta, Jumat (1/7/2022).
Arsul Sani (Firda Cynthia/detikcom)
Jakarta -

Polri telah menahan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PPP Arsul Sani menilai langkah Polri ini dapat mengurangi anggapan publik soal adanya diskriminasi dalam penegakan hukum terhadap perempuan yang memiliki anak kecil.

"Penahanan PC sedikitnya mengurangi suara minor publik bahwa ada diskriminasi dalam penegakan hukum terhadap kaum perempuan yang memiliki anak kecil ketika proses hukum dijalankan," kata Arsul kepada wartawan, Minggu (2/10/2022).

Menurut Arsul, hal ini menjadi tantangan bagi Polri dalam menegakkan hukum harus menjalankan prinsip ekualitas bagi semua pihak. "Ke depan memang Polri memiliki tantangan agar kebijakan dan penggunaan kewenangan yang melekat pada penegak hukum harus dilaksanakan atas dasar prinsip ekualitas atau persamaan di hadapan hukum," ujar Waketum PPP itu.

Arsul lalu menyinggung penerapan penahanan rumah atau penahanan kota yang jarang dilakukan terhadap perempuan yang memiliki anak kecil, terlebih masih menyusui. Menurutnya, hal itu juga telah diatur dalam KUHAP.

"Saya sendiri sepakat bahwa terhadap tersangka perempuan yang memiliki anak kecil, apalagi jika masih dalam masa menyusui, maka penahanan sedapat mungkin tidak dilakukan dengan penahanan di rutan. KUHAP kita juga memungkinkan seorang tersangka itu, apalagi perempuan yang masih punya anak kecil, untuk berada dalam status tahanan rumah atau bahkan tahanan kota. Jenis tahanan rumah atau tahanan kota inilah yang justru jarang dipergunakan untuk para tersangka perempuan dengan anak kecil," kata dia.

Seperti diketahui, Putri Candrawathi resmi ditahan Polri dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat. Penahanan Putri itu disampaikan langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Hari ini juga kami telah melaksanakan pemeriksaan terkait dengan kondisi pemeriksaan kondisi jasmani dan melakukan pemeriksaan psikologi," kata Kapolri dalam konferensi pers, Jumat (30/9).

(fca/gbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT