Tak Dilanjut Kasus Pencurian CD Wanita Sebab Pelaku Gangguan Jiwa

ADVERTISEMENT

Tak Dilanjut Kasus Pencurian CD Wanita Sebab Pelaku Gangguan Jiwa

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 01 Okt 2022 20:45 WIB
pakaian yang akan dicuci
Ilustrasi pakaian (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Aksi pencurian celana dalam wanita terjadi di Cilandak, Jakarta Selatan. Pencurian itu meresahkan usai disebut sudah kerap terjadi.

Korban inisial A (26) mengaku telah mengalami peristiwa serupa sebanyak dua kali. Korban yang curiga lalu memberanikan diri untuk meletakkan handphone untuk merekam pencurian di lokasi.

Aksi A berbuah manis. Pelaku pencurian yang meresahkan ini berhasil terekam.

Identitas pelaku pria inisial K lalu terungkap. Namun, korban pada akhirnya memilih untuk tidak melanjutkan perkara tersebut.

"Celana dalam yang dicuri dikembalikan semalam, ditaruh di jemuran dan sudah dibuang oleh korban," kata Kapolsek Cilandak Kompol Multazam Lisendra saat dihubungi, Sabtu (1/10/2022).

Hampir 3 Kali Celana Dalam Korban Dicuri

Korban inisial A (26), menceritakan bahwa sudah dua kali kehilangan pakaian dalam. A nyaris kehilangan pakaian dalamnya untuk yang ketiga kali.

Namun, terduga pencuri gagal melancarkan aksinya tersebut.

"Kehilangan (pakaian dalam) sudah dua kali. Tiga kali sama yang semalem itu. Tapi yang semalem gagal soalnya enggak ada pakaian dalam," kata A kepada detikcom, di rumahnya di Cipete, Jaksel, Kamis (29/9).

Karena sering kehilangan pakaian dalam, korban memberanikan diri untuk merekam tindakan dari pelaku. Hal itu juga dilakukannya untuk menjadi bukti tindakan pencurian yang dilakukan pelaku.

"Penasaran, beneran ada apa saya cuma yang kehilangan, eh ternyata beneran ada pelakunya," ujarnya.

Aksi Pelaku Dianggap Meresahkan

Pemilik dari rumah yang ditinggali korban, R (46), menyebut korban memberanikan diri untuk merekam karena sudah dua kali kehilangan pakaian dalam. Setelah mendapat rekaman pelaku, A langsung melaporkannya kepada R.

"Penasaran, dong, nah itu dua minggu sebelumnya itu kejadian yang pertama, sebelum dia (korban) pulang kampung. Dia pulang kampung, dua minggu di kampung, kejadian lagi. Kehilangan lagi," kata R.

"Malemnya pas dia WhatsApp aku siang-siang, dia naruh ini (handphone), terekam deh dia (pelaku)," lanjut R.

R juga menyatakan tindakan pelaku sangat meresahkan. Ia juga takut akan ada korban-korban lainnya.

"Pengen supaya dia jera aja sih, bukan menjatuhkan si pelaku, tadi kan ada sempet jangan gitu deh nanti dia bikin malu si pelaku. Enggak ini supaya bikin jera aja motifnya tuh apa, kenapa dia sampai nyolong pakaian dalam wanita," katanya.

Pelaku kembalikan barang curian. Simak di halaman berikutnya:

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT