Kacau! Damkar Di-prank Pakai Laporan Palsu Kebakaran di Tambora

ADVERTISEMENT

Kacau! Damkar Di-prank Pakai Laporan Palsu Kebakaran di Tambora

Silvia Ng - detikNews
Sabtu, 01 Okt 2022 14:05 WIB
Petugas damkar memadamkan kebakaran rumah kontrakan di Pasar Minggu, Jaksel, Jumat (18/12) (Twitter @humasjakfire)
Ilustrasi. Petugas damkar (Twitter @humasjakfire)
Jakarta -

Video sejumlah unit mobil pemadam kebakaran (damkar) melintasi kawasan Tambora, Jakarta Barat (Jakbar), viral di media sosial (medsos). Disebutkan damkar tersebut bergerak untuk merespons laporan terjadinya kebakaran.

Namun ternyata laporan yang disampaikan seseorang tersebut merupakan laporan palsu. Sejumlah unit mobil damkar sempat bergerak ke kawasan Kalianyar 9, Tambora, Jakbar.

Kasiops Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakbar Syarifudin membenarkan peristiwa tersebut. Sebanyak dua unit mobil damkar beserta delapan personelnya sempat menuju lokasi yang dilaporkan terjadinya kebakaran.

Sejumlah unit lainnya masih dalam perjalanan ke lokasi yang sama. Namun ternyata laporan yang disampaikan merupakan laporan palsu karena tak ada kebakaran di lokasi kebakaran tersebut.

"Semalam memang betul ada telepon yang tidak bertanggung jawab masuk ke telepon sektor Tambora," kata Syarifudin saat dimintai konfirmasi, Sabtu (1/10/2022).

"Iya, sudah luncur, sudah luncur (dua unit mobil) TKP. Sampai ke alamat yang disebutkan, ternyata tidak ada (kebakaran)," sambungnya.

Syarif menyebutkan tak ada tanda-tanda api maupun asap di TKP yang dilaporkan. Untuk itu, pihaknya menginstruksikan mobil damkar lainnya untuk kembali ke markas.

"Iya, masih perjalanan karena belum di tempat yang dituju itu kosong. Karena ini sudah mendekati RT dan RW-nya belum kelihatan tanda-tanda, makanya yang lain (mobilnya) balik kanan," terang dia.

Syarif menuturkan pihaknya belum mengetahui identitas pelapor lantaran pelapor melakukan panggilan lewat telepon kantor. Sementara itu, dia mengatakan akan melakukan rapat pimpinan terkait tindak lanjut kejadian ini.

"Saat ini saya belum rapat pimpinan, harus petunjuk dari pimpinan begitu. Apa perlu kita tindak lanjut atau seperti apa, nanti dibicarakan," ujar Syarif.

Syarif juga mengimbau masyarakat tidak melakukan hal serupa agar pihaknya dapat melayani masyarakat dengan tepat sasaran.

"Tolong kerja samanya yang baik agar membantu agar concern kita untuk mencapai sasaran masyarakat yang cepat tepat dan jangan dikontak lagi dengan laporan bohong ini," kata dia.

Simak juga 'Saat Kaki Bocah di Jaktim Terborgol Besi, Damkar Turun Tangan':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/hri)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT