Hari Kesaktian Pancasila, Pesan Prabowo Jaga Persatuan-Tetap Waspada

ADVERTISEMENT

Hari Kesaktian Pancasila, Pesan Prabowo Jaga Persatuan-Tetap Waspada

Wildan Noviansyah - detikNews
Sabtu, 01 Okt 2022 12:43 WIB
Jakarta -

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto berbicara soal kesaktian Pancasila yang menjadi dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Prabowo menyebut hadirnya Pancasila menyatukan Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Prabowo seusai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jaktim, hari ini, Sabtu (1/10/2022).

"Kita harus waspada dan selalu yakin bahwa Pancasila inilah yang mempersatukan bangsa Indonesia dan yang bisa menyelamatkan bangsa Indonesia adalah Pancasila," kata Prabowo.

Prabowo berpesan harus senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan. Prabowo juga meminta masyarakat Indonesia menjaga Pancasila.

"Jadi saya kira ini pesan yang sangat kuat. Jadi marilah kita bersatu kebersamaan hanya dengan persatuan dan kebersamaan. Kita bisa berhasil sebagai negara, ini paling utama. Pancasila kita yakini pemersatu bangsa, ideologi dan falsafah bangsa yang operasional yang harus kita jaga ke depan," ujarnya.

Selaras dengan Prabowo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan hal serupa. Sigit mengatakan, meskipun sering diuji sejak dulu, Pancasila masih bisa bertahan sampai sekarang.

"Yang jelas tadi menjadi hari yang bersejarah, berkali-kali Pancasila diuji, dan berkali-kali juga Pancasila membuktikan bahwa Pancasila tetap bertahan," kata dia.

Kapolri juga meminta semua lapisan masyarakat menjaga Pancasila sebagai dasar negara. Hal tersebut perlu dilakukan untuk menjaga keberagaman bangsa dan mewujudkan Indonesia emas pada 2045.

"Oleh karena itu, tentunya ini adalah kebutuhan kita mempertahankan Pancasila untuk menjaga keberagaman bangsa kita dan satu-satunya kekuatan bagi kita semua adalah manakala keberagaman itu bersatu," kata dia.

"Di atas itu semua, Pancasila menjadi dasar buat semuanya. Jadi kita pertahankan Pancasila untuk menuju dan mengantar bangsa kita menjadi Indonesia emas 2045," tutupnya.

(rfs/rfs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT