Duduk Perkara Sengketa Lahan Vihara di Jakbar hingga Prasasti Rusak

ADVERTISEMENT

Duduk Perkara Sengketa Lahan Vihara di Jakbar hingga Prasasti Rusak

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 01 Okt 2022 07:37 WIB
Warga berkumpul di depan Vihara Tien En Tang Jakbar.
Warga berkumpul di depan Vihara Tien En Tang Jakbar. (Brigitta Belia/detikcom)
Jakarta -

Sengketa kepemilikan lahan Vihara Tien En Tang Green Garden, di Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, berujung kisruh. Kekisruhan antara ahli waris dengan pengurus yayasan berujung aksi kekerasan.

Tak hanya itu, sejumlah aset hingga prasasti dirusak. Kisruh sengketa lahan Vihara Tien En Tang ini berujung kedua pihak saling lapor polisi.

Sengketa Antara Ahli Waris-Pengurus Yayasan

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce mengatakan permasalahan memang sudah terjadi antara ahli waris dengan pengurus yayasan sejak lama. Dia menyebut pengurus yayasan dan ibu si ahli waris dulu tinggal di rumah yang kemudian dijadikan vihara itu.

"Masalah ini memang sudah terjadi lama. Di mana dulu ibunya ahli waris dengan pengurus yayasan tinggal di rumah tersebut bersamaan," ujar Royce kepada wartawan, Jumat (30/9/2022).

Dengan berjalannya waktu, ibu dari ahli waris meninggal dunia. Kemudian, pengurus yayasan kemudian menjadikan tempat tersebut sebagai tempat ibadah.

"Setelah ibu yang punya meninggal, pengurus yayasan itu menjadikan rumah itu tempat ibadah," ungkapnya.

Ahli Waris-Pihak Yayasan Saling Lapor

Royce menjelaskan, ahli waris saat ini diturunkan ke anaknya, orang yang menggugat tempat Vihara Tien En Tang. Saat ini ahli waris dan pihak Yayasan saling melapor.

"Ahli waris menggugat dan melaporkannya ke Polres Metro Jakarta Barat dengan pasal 167 sementara untuk korban dari pihak yayasan melaporkan dengan pasal 170 KUHP," tutur Royce.

Royce menambahkan, pihak kepolisian sedang mengambil sejumlah langkah untuk melakukan mediasi terkait masalah ini.

"Kami mengundang unsur Muspiko, Walubi, FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama), Pebinmas Buddha Provinsi DKI Jakarta, pengurus yayasan dan juga mengundang ahli waris untuk mengadakan pertemuan untuk membahas permasalahan tersebut," pungkasnya.

Sebelumnya polisi menerima laporan terkait adanya perusakan prasasti Vihara Tien En Tang. Laporan itu masih diselidiki.

Baca di halaman selanjutnya: kronologi kejadian versi organisasi Buddha....

Simak Video 'Jokowi: Sengketa Lahan Bahaya Banget, Orang Bisa Bunuh-bunuhan':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT