Polisi Jelaskan Duduk Perkara Konflik Lahan Vihara Tien En Tang

ADVERTISEMENT

Polisi Jelaskan Duduk Perkara Konflik Lahan Vihara Tien En Tang

Brigitta Belia Permata Sari - detikNews
Jumat, 30 Sep 2022 22:48 WIB
Warga berkumpul di depan Vihara Tien En Tang Jakbar.
Foto: Warga berkumpul di depan Vihara Tien En Tang Jakbar. (Brigitta Belia/detikcom)
Jakarta -

Peristiwa perusakan prasasti di Vihara Tien En Tang, Jakarta Barat berbuntut panjang. Ahli waris dan pengurus yayasan vihara tersebut saat ini saling lapor ke polisi.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce mengatakan permasalahan memang sudah terjadi antara ahli waris dengan pengurus yayasan sejak lama. Dia menyebut pengurus yayasan dan ibu si ahli waris dulu tinggal di rumah yang kemudian dijadikan vihara itu.

"Masalah ini memang sudah terjadi lama. Di mana dulu ibunya ahli waris dengan pengurus yayasan tinggal di rumah tersebut bersamaan," ujar Royce kepada wartawan, Jumat (30/9/2022).

Dengan berjalannya waktu, ibu dari ahli waris meninggal dunia. Kemudian, pengurus yayasan kemudian menjadikan tempat tersebut sebagai tempat ibadah.

"Setelah ibu yang punya meninggal, pengurus yayasan itu menjadikan rumah itu tempat ibadah," ungkapnya.

Royce menjelaskan, ahli waris saat ini diturunkan ke anaknya, orang yang menggugat tempat Vihara Tien En Tang. Saat ini ahli waris dan pihak Yayasan saling melapor.

"Ahli waris menggugat dan melaporkannya ke Polres Metro Jakarta Barat dengan pasal 167 sementara untuk korban dari pihak yayasan melaporkan dengan pasal 170 KUHP," tuturnya.

Royce menambahkan, pihak kepolisian sedang mengambil sejumlah langkah untuk melakukan mediasi terkait masalah ini.

"Kami mengundang unsur Muspiko, Walubi, FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama), Pebinmas Buddha Provinsi DKI Jakarta, pengurus yayasan dan juga mengundang ahli waris untuk mengadakan pertemuan untuk membahas permasalahan tersebut," pungkasnya.

Sebelumnya polisi menerima laporan terkait adanya perusakan prasasti Vihara Tien En Tang. Laporan itu masih diselidiki.

Peristiwa perusakan prasasti di Vihara Tien En Tang ini terjadi pada Selasa (27/9). Berdasarkan keterangan saksi, prasasti yang dirusak tersebut dibuang di tempat sampah oleh pelaku.

(lir/lir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT