Lukas Enembe: Saya Masih Dalam Perawatan, Belum Bisa Bicara Banyak

ADVERTISEMENT

Lukas Enembe: Saya Masih Dalam Perawatan, Belum Bisa Bicara Banyak

Antara News - detikNews
Jumat, 30 Sep 2022 19:43 WIB
Profil Lukas Enembe, Kini Dicegah ke LN Usai Jadi Tersangka
Foto: Gubernur Papua Lukas Enembe (Andhika Prasetia/detikcom)
Jayapura -

Gubernur Papua, Lukas Enembe, mengaku masih dalam keadaan sakit. Dia juga mengaku belum beraktivitas seperti orang sehat pada umumnya.

"Saya masih dalam perawatan, belum bisa bicara terlalu banyak, berjalan terlalu lama, dan tidak bisa kelelahan," kata Lukas Enembe di Jayapura, dilansir dari Antara, Jumat (30/9/2022).

Dalam keterangan video yang diterima di Jayapura, Lukas juga mengaku kakinya mengalami pembengkakan sehingga sulit berjalan. Dia mengatakan kakinya terasa sakit sekali dan masih membengkak.

"Saya juga harus minum obat tepat waktu, tidak boleh terlambat," imbuhnya.

Dalam video wawancara berdurasi sekitar 1 menit 35 detik itu, Lukas Enembe juga memperlihatkan sejumlah obat-obatan yang dia konsumsi.

Sementara itu, Elvis Tabuni, tokoh masyarakat pegunungan Puncak, memohon pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan izin agar Lukas Enembe melanjutkan pemeriksaan kondisi kesehatannya di Singapura.

"KPK, kami memohon sebagai perwakilan keluarganya agar diberikan izin untuk melanjutkan pengobatan di Singapura," kata Elvis.

Hal senada juga disampaikan Franklin Wehey, seorang aktivis Papua, yang meminta agar Lukas Enembe dapat menyelesaikan sisa masa jabatannya.

"Karena Lukas Enembe sudah mengabdi di Pemerintah selama 25 tahun, beliau memimpin Tanah Papua dan mengurus rakyatnya hingga beliau jatuh sakit seperti ini," ujar Franklin.

Lukas Enembe di Jayapura memberikan keterangan pers kepada wartawan yang hanya boleh mengakses sampai pintu rumahnya.

Seperti diketahui, Lukas Enembe belum juga memenuhi panggilan KPK dengan alasan masih sakit. KPK pun memastikan bakal melayangkan surat panggilan ulang kepada Gubernur Papua yang menjadi tersangka di dugaan suap dan gratifikasi APBD Provinsi Papua.

"Sejauh ini kami akan segera kirimkan kembali surat panggilan kedua sebagai tersangka," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (29/9).

Dalam kesempatan itu, Ali mengimbau Lukas Enembe untuk dapat memenuhi panggilan keduanya sebagai tersangka. Dia berpesan agar Lukas bersikap kooperatif.

"Kami berharap kesempatan kedua bagi tersangka ini, nantinya dapat koperatif hadir memenuhi panggilan," tegas Ali.

Simak juga video 'Paulus Waterpauw Polisikan Pengacara Lukas Enembe!':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/lir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT