Polisi Sesalkan Mahasiswa Demo di Luar Tempat yang Disediakan

ADVERTISEMENT

Polisi Sesalkan Mahasiswa Demo di Luar Tempat yang Disediakan

Anggi Muliawati - detikNews
Jumat, 30 Sep 2022 19:31 WIB
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin (Foto: Anggi Muliawati/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah elemen mahasiswa menggelar demonstrasi di Jakarta hari ini. Aksi unjuk rasa tersebut sempat diwarnai kericuhan.

"Yang pertama kami sangat menyayangkan ya, sebagaimana sering kami sampaikan bahwa penyampaian pendapat di muka umum itu diatur dalam UU dan merupakan hak setiap warga negara. Namun tentunya ada aturan-aturan yang mengikat yang harus dipatuhi seluruh masyarakat Indonesia dalam rangka penyampaian pendapat di muka umum," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin di Patung Kuda, Jakpus, Jumat (30/9/2022).

Komarudin mengatakan pihaknya telah menyediakan tempat untuk massa aksi menyampaikan pendapat. Dia menyayangkan massa aksi yang tidak menggunakan tempat tersebut.

"Alternatif pertama yang kami siapkan di pintu masuk Barat Daya Monas, di sana ada dua ruas jalan, dua tempat yang cukup luas menampung ribuan massa. Kedua dengan sangat-sangat terpaksa kalau mereka tak mau di sana maka kita akan tutup akses jalan di Medan Merdeka Barat, itu pun sangat-sangat cukup untuk digunakan sebagai tempat penyampaian aspirasi," katanya.

"Kami sangat menyayangkan manakala masih ada kelompok atau siapapun yang menyampaikan aspirasinya ditempat-tempat yang memang tidak kita siapkan karena akan berdampak luas pada aktivitas masyarakat," sambungnya.

Meski begitu, Komarudin mengucapkan terima kasih kepada massa aksi yang telah membubarkan diri tepat waktu. Dia mengimbau ke depannya untuk dapat menjalankan aksi dengan tertib.

"Namun demikian kami juga berterima kasih bahwa kelompok yang baru saja menyampaikan aspirasi bisa tepat waktu sebelum pukul 18.00 WIB sudah membubarkan diri, dan tadi kita berupaya untuk mengkanalisasi sehingga tidak menutup akses jalan dari Sarinah ke Monas termasuk ke petugas," tuturnya.

Sebelumnya, sejumlah elemen mahasiswa menggelar aksi di Patung Kuda, Jakpus. Setidaknya ada tujuh tuntutan yang mereka bawa dalam demo hari ini.

"Tuntutan ada banyak isu ada tuju isu seperti pelanggaran HAM masa lalu, RUU KUHP dan juga RUU Masyarakat Adat dan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga yang stagnan di parlemen, terkait KKN, terkait reforma agraria, terkait BBM juga kita bicara di sana," kata Koordinator Bidang Sosial Politik BEM UI, Melki.

Dalam demo tersebut sempat terjadi aksi saling dorong antar mahasiswa dan polisi. Massa pun sempat melempar botol air ke arah petugas polisi.

Selain itu, petugas polisi dan mahasiswa pun nampak ada yang terluka. Polisi juga sempat mengamankan satu pemuda.

Massa aksi kemudian membubarkan diri pukul 18.00 WIB. Jalan Medan Merdeka Barat pun kembali dibuka.

Simak video 'Polisi amankan Peserta Aksi Demo gegara Pakai Almamater Orang Lain':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/eva)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT