Remaja Putri di Bogor Ditemukan Tewas Tergantung di Dalam Rumah

ADVERTISEMENT

Remaja Putri di Bogor Ditemukan Tewas Tergantung di Dalam Rumah

Muchamad Sholihin - detikNews
Jumat, 30 Sep 2022 16:13 WIB
Ilustrasi bunuh diri
Ilustrasi (Foto: Dok.Detikcom)
Bogor -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Jika Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Remaja putri berusia 19 tahun ditemukan tewas tergantung di dalam rumahnya di Jasinga, Kabupaten Bogor. Remaja berinisial SM ini diduga tewas gantung diri akibat penyakit ginjal yang dideritanya tak kunjung sembuh.

"Wanita ditemukan meninggal dunia di dalam rumah dalam keadaan gantung diri, kejadian tersebut terjadi di Desa Bagoang, Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor," kata Kapolsek Jasinga AKP Dedi Hermawan dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (30/09/2022).

Dedi menyebutkan jasad remaja putri itu pertama kali ditemukan oleh adiknya sendiri sekitar pukul 11.00 WIB. Sang adik kaget melihat kakaknya sudah tergantung di salah satu pintu dalam rumahnya.

Dia kemudian berteriak minta tolong kepada warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

"Wanita berinisial SM yang masih berusia 19 tahun diketahui telah bunuh diri saat adik korban yang baru pulang sekolah. Adiknya melihat kakaknya sudah dalam kondisi tergantung di dalam rumah," terang Dedi.

Polisi yang mendapat laporan dari pihak keluarga, kemudian datang dan menurunkan jenazah SM yang saat itu masih tergantung. Dedi menyebut berdasarkan hasil olah TKP sementara diketahui tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

"Dari hasil olah TKP yang dilakukan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, sementara ini korban diduga meninggal karena bunuh diri," ungkap Dedi.

Dedi mengaku belum mengetahui pasti penyebab SM melakukan aksinya. Namun berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui sudah lama menderita sakit ginjal dan sedang menjalani pengobatan.

"Dari informasi yang kami dapat dari pihak keluarga bahwa yang bersangkutan ini mengidap sakit ginjal, sudah cukup lama dan secara rutin melakukan pengobatan," kata Dedi.

"Pihak keluarga sudah menganggap ini sebagai musibah, atas permintaan keluarga jenazah tidak diautopsi. Jenazah sudah diurus pihak keluarga dan langsung dimakamkan," tambahnya.

Lihat juga video 'Evakuasi ABG Panjat Tiang Sutet Diduga Hendak Bunuh Diri':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/eva)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT