Bareskrim Tangkap 3 Tersangka Perdagangan Orang Jaringan Kamboja

ADVERTISEMENT

Bareskrim Tangkap 3 Tersangka Perdagangan Orang Jaringan Kamboja

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Jumat, 30 Sep 2022 13:46 WIB
gedung bareskrim polri
Foto: Gedung Bareskrim Polri (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Bareskrim Polri menangkap tiga tersangka tindak pidana perdagangan orang (TPPO) jaringan Kamboja di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) dan Indramayu, Jawa Barat. Ketiga tersangka itu berinisial C, S dan M.

"Satgas TPPO Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri telah melakukan penangkapan terhadap 3 tersangka jaringan Kamboja dengan tersangka inisial C ditangkap di Indramayu tanggal 24 September 2022, S ditangkap di Indramayu tanggal 24 September 2022, dan M yang ditangkap di Pamulang tanggal 26 September 2022," papar Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Jumat (30/9/2022).

Ramadhan mengatakan ketiganya berperan sebagai perekrut korban. Lalu mereka juga disebut menyediakan tempat penampungan sebelum korban diberangkatkan ke Kamboja, dan membuatkan paspor para korban.

"Ketiga tersangka berperan sebagai perekrut korban, dan koordinator perekrut daerah, dan menyediakan tempat penampungan sebelum korban diberangkatkan serta membantu membuatkan paspor para korban," katanya.

Selanjutnya, penyidik juga melakukan penggeledahan di rumah tersangka M di wilayah Pamulang pada Senin (26/9), dan ditemukan tempat yang diduga sebagai penampungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Lalu, ditemukan juga ada 22 orang yang diduga calon korban yang bakal diterbangkan ke Kamboja.

"Dari penggeledahan tersebut diamankan barang bukti berupa 4 unit PC, 5 unit monitor, 1 unit laptop dan 17 buah paspor," katanya.

"Terhadap kasus ini masih terus didalami dan dilakukan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan TPPO," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah rumah di Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), digerebek polisi. Penggerebekan itu terkait kasus perdagangan orang.

Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu mengatakan penggerebekan dilakukan oleh penyidik dari Bareskrim Polri.

"Kegiatan itu dilakukan oleh penyidik Bareskrim Polri. Polsek Pamulang hanya mendampingi," ujar Sarly ketika dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (29/9).

Penggerebekan terkait kasus perdagangan orang itu disebut terjadi pada Senin (26/9). Belum diketahui berapa orang yang diamankan dari rumah tersebut.

"Polres tidak lakukan penanganan perkara tersebut, tapi oleh Bareskrim," jelasnya.

Simak juga video 'Catatan LPSK! 168 Korban Human Trafficking Selama 2022':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/aud)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT