Apresiasi AHY Copot Lukas Enembe, MAKI Sayangkan Kursi Wagub Papua Diungkit

ADVERTISEMENT

Apresiasi AHY Copot Lukas Enembe, MAKI Sayangkan Kursi Wagub Papua Diungkit

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Jumat, 30 Sep 2022 08:43 WIB
Boyamin Saiman
Foto: Boyamin (Hanafi/detikcom)
Jakarta -

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mengapresiasi Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang telah menunjuk Willem Wandik sebagai Plt Ketua PD Papua. Penunjukan usai Lukas ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi.

"Apapun saya mencatat, mengapresiasi pernyataan AHY yang kemudian tanda kutip berkata tidak dengan korupsi, buktinya mencopot jabatan Lukas Enembe dari Ketua Partai Demokrat Provinsi Papua," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman saat dihubungi, Kamis (29/9/2022).

Boyamin menilai AHY berkomitmen menghormati penegakan hukum di kasus Lukas Enembe. Boyamin mengatakan bisa saja AHY menunggu putusan inkrah untuk mengganti posisi Ketua PD Papua, namun hal itu tidak dilakukan AHY.

"Pada posisi ini kan komitmen menghormati penegakkan hukum pemberantasan korupsi adalah langkah utama, meskipun ini bisa saja dia tidak mencopot dengan alasan belum terbukti bersalah menunggu nanti keputusan bersalah inkrah," tuturnya.

"Tapi ini penetapan tersangka saja sudah dinyatakan sebagai bentuk penghormatan maka dinyatakan dinonaktifkan. Apalagi saya senang, Pak AHY juga ngomong tentang keadilan," lanjutnya.

Namun Boyamin menyayangkan dugaan yang dilontarkan AHY terkait adanya urusan politik di kasus Lukas Enembe.

"Tapi sedikit menyayangkan AHY nampaknya awalnya ikhlas tapi kemudian tidak ikhlas karena hukum tidak boleh dicampuri politik karena ada peristiwa masa lalu 2017 terkait kepala BIN sama Kapolri saat itu Tito Karnavian terkait pencalonan gubernur meminta Wakil Gubernur nya Paulus Waterpauw. Mestinya kan tidak perlu kesannya jadi tidak ikhlas," imbuhnya.

Sebelumnya, Partai Demokrat menunjuk Willem Wandik sebagai pelaksana tugas (Plt) ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua. Langkah tersebut dilakukan setelah Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi.

"Selama proses itu berjalan, mengingat Pak Lukas berhalangan untuk melaksanakan tugasnya atau nonaktif, maka kami menunjuk saudara Willem Wandik sebagai pelaksana tugas ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua," kata Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kantor DPP Demokrat, Jakarta Pusat, Kamis (29/8/2022).

AHY mengatakan hal tersebut sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat Pasal 42 Ayat 5. AHY mengatakan kapabilitas Willem Wandik bisa menjadi bekal dalam melaksanakan tugas dengan baik.

"Saudara Willem Wandik adalah salah satu wakil ketua umum Partai Demokrat yang juga menjabat sebagai anggota Komisi V DPR RI dari fraksi Partai Demokrat. Dengan kapasitas dan integritas yang dimiliki, saya berharap saudara Willem Wandik dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Simak Video 'AHY Duga Penetapan Tersangka Lukas Enembe Ada Muatan Politik':

[Gambas:Video 20detik]



(dek/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT