Awalnya Pesimistis, Guru TK Buktikan Pelayanan BPJS Kesehatan Gercep

ADVERTISEMENT

Awalnya Pesimistis, Guru TK Buktikan Pelayanan BPJS Kesehatan Gercep

Inkana Izatifiqa R Putri - detikNews
Kamis, 29 Sep 2022 09:44 WIB
Pelayanan BPJS Kesehatan
Foto: dok. BPJS Kesehatan
Jakarta -

Ijah Hariyanti (36), warga asal Sembalun, Kabupaten Lombok Timur menjadi salah seorang yang mengaku senang dan terharu dengan pelayanan para petugas BPJS Kesehatan. Ia menyebut prosedur pelayanan BPJS Kesehatan tidak memakan waktu lama. Selain itu, petugasnya pun ramah, dan tanggap dalam melayani peserta.

"Saya baru saja selesai mengurus kepesertaan JKN saya karena ada perbaikan data dan penambahan anggota keluarga. Jujur saya terharu karena tidak dibeda-bedakan. Pelayanannya cepat, petugasnya juga ramah dan sangat sigap membantu saya. Saya diarahkan petugas dengan jelas, dari awal urus sampai selesai," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (29/9/2022).

Wanita yang berprofesi sebagai guru TK ini pun mengatakan sebagai peserta JKN yang terdaftar di segmen Pekerja Penerima Upah, ia telah banyak merasakan manfaat Program JKN. Ijah juga menyebut suaminya pernah memanfaatkan JKN saat sakit dan harus dirawat inap.

"Dulu pernah suami saya sakit kemudian dirujuk ke RSUD Selong untuk dirawat inap. Waktu itu kami sempat pesimistis karena menggunakan kartu JKN. Katanya layanannya lama. Tapi nyatanya, suami saya langsung ditangani oleh petugas kesehatan. Selain itu, semua biaya perawatan dan pengobatannya pun ditanggung oleh JKN jadi kami tidak perlu pusing-pusing lagi memikirkannya," kata Ijah.

Tak hanya itu, Ijah mengungkapkan Program JKN telah berjalan dengan baik. Untuk itu, ia berharap BPJS Kesehatan dapat terus berkembang dan selalu membantu masyarakat.

Menurutnya, terdaftar sebagai peserta Program JKN menjadi hal penting saat ini sebagai persiapan dan jaminan kesehatan. Sebab, Ija mengatakan sakit dapat menyerang kapan saja dan siapa saja.

"Sebisa mungkin kita pasti inginnya tetap sehat, tapi siapa yang bisa menjamin kalau besok tidak sakit? Jadi, tidak ada salahnya mendaftar menjadi peserta JKN selagi sehat. Sudah sepatutnya masyarakat mendukung Program JKN ini agar terus berjalan berkelanjutan demi Indonesia yang lebih sehat lagi ke depannya," pungkasnya.

Simak juga 'Tingkatkan Fasilitas, Dirut BPJS Kesehatan Targetkan Tak Punya Utang ke RS':

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT