Polisi: Flashbang Meledak Lukai Warga Terjatuh Tanpa Disengaja

ADVERTISEMENT

Polisi: Flashbang Meledak Lukai Warga Terjatuh Tanpa Disengaja

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 28 Sep 2022 23:44 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Ilustrasi (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Warga bernama Rahmat (19) di Cilincing, Jakarta Utara, terluka setelah mengutak-atik benda milik Brimob. Benda yang semula dikira granat itu ternyata merupakan flashbang.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Wibowo mengatakan flashbang tersebut milik anggota Brimob. Flashbang tersebut terjatuh dari tas perlengkapan yang dibawa salah satu anggota Brimob yang mengikuti latihan pada Selasa (27/9).

"Dengan kegiatan simulasi penahanan teroris itu ada menggunakan properti Brimob bernama flashbang ya. Jadi ternyata ada salah satu flashbang yang ada di salah anggota terjatuh tidak sadar," kata Wibowo saat dihubungi, Rabu (28/9/2022).

Secara prosedur pihak Brimob lalu menyisir area yang diduga tempat jatuhnya flashbang tersebut. Namun, hingga latihan berakhir, flashbang yang terjatuh itu tidak ditemukan.

Wibowo mengatakan personel Brimob telah menyisir lokasi sesuai prosedur. Usai dipastikan steril, lokasi latihan lalu ditinggalkan.

"Kan itu benda menempel di personel flashbang-nya dan terjatuh karena unsur ketidaksengajaan. Sesuai SOP disisir ulang dan nggak ada. Pasukan balik tapi ternyata ada flashbang yang ditemukan warga," jelas Wibowo.

Flashbang itu ditemukan warga bernama Rahmat (19) pada Selasa (27/9) di dekat tempat latihan. Rahmat lalu membawa flashbang itu ke rumahnya.

Niat awalnya flashbang itu akan dijual. Namun, saat benda itu justru meledak saat coba dibuka oleh Rahmat.

"Flashbang ini sebenarnya memiliki daya ledak tapi tidak mematikan. Dia hanya mengejutkan saja. Dalam simulasi penanganan terorisme itu biasa digunakan pada saat latihan," jelas Wibowo.

"Kita buka, lempar, ada ledakan tapi tidak mematikan dan diiringi oleh asap dan suara. Kalau di keadaan sebenarnya digunakan untuk disorientasi indera lawan. Makanya ada asap dan ledakan, efek kejut suara. Biasanya buat penyerbuaan," tambahnya.

Selengkapnya di halaman berikut

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT