Golkar DKI Harap Pj Gubernur Pengganti Anies Sosok Ideal: Paham Jakarta

ADVERTISEMENT

Golkar DKI Harap Pj Gubernur Pengganti Anies Sosok Ideal: Paham Jakarta

Adrial Akbar - detikNews
Rabu, 28 Sep 2022 19:11 WIB
Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar (Adrial Akbar/detikcom)
Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar (Adrial Akbar/detikcom)
Jakarta -

Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar berharap Penjabat (Pj) Gubernur DKI pengganti Anies Baswedan adalah sosok yang tepat. Ia berharap pengganti Anies adalah orang yang paham betul tentang Jakarta.

"Kami pun berharap nanti Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi DKI Jakarta ini benar-benar mungkin sosok yang ideal untuk memimpin DKI Jakarta nanti," ujar dia saat membuka acara diskusi berjudul 'Mencari Figur Ideal Penjabat Gubernur DKI Jakarta' di kantor DPD Golkar DKI Jakarta, Rabu (28/9/2022).

Zaki menyebut tugas Pj Gubernur pengganti Anies akan seperti gubernur definitif. Sebab, salah satu tugasnya akan membahas dan merancang APBD 2023 sampai 2025.

"Pj Gubernur nanti akan membahas-merancang anggaran APBD 2023 murni. Kemungkinan APBD Perubahan 2023, APBD 2024, APBD Perubahan 2024 dan APBD 2025. Jadi tiga tahun APBD murni dan dua tahun anggaran APBD perubahan," kata dia.

"Dan tentu saja arah Jakarta selama tiga tahun anggaran tersebut, bukan tiga tahun periode, akan ditentukan oleh Pj Gubernur ini," lanjutnya.

Zaki juga mengatakan Partai Golkar akan mencoba menyampaikan aspirasi dari masyarakat kepada perwakilan Fraksi di DPRD DKI Jakarta soal sosok Pj Gubernur Jakarta. Diharapkan sosok pengganti Anies Baswedan nantinya adalah sosok yang tepat.

"Mudah-mudahan bisa menyampaikan aspirasi masyarakat melalui wakil-wakil kita di Fraksi DPRD di DKI Jakarta untuk memilih calon atau sosok Pj Gubernur yang ideal dan tentu saja paham tentang DKI Jakarta," ujar Zaki.

Disebut Zaki tiga nama yang diajukan DPRD DKI Jakarta merupakan keistimewaan DPRD DKI Jakarta. Sebab, DPRD DKI Jakarta diberi kesempatan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memilih sosok Pj Gubernur.

"Ini satu privilese. Ini sesuatu yang baru dari Mendagri dan bukti (Kemendagri) mendengarkan aspirasi masyarakat," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, ada tiga nama yang diusulkan DPRD DKI Jakarta ke Kemendagri untuk menjadi Penjabat Gubernur DKI Jakarta. Mereka adalah Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekda DKI Jakarta Marullah Matali, serta Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri Bahtiar.

Nama ketiganya disetujui dalam rapimgab DPRD DKI yang digelar pada Selasa (13/9). DPRD DKI pun kemudian menyerahkan usulan nama-nama itu ke Kemendagri pada Rabu (15/9). Kemendagri nantinya akan melakukan verifikasi terhadap ketiga nama kandidat Pj Gubernur usulan DPRD DKI tersebut.

Setelah itu, nama-nama calon Pj Gubernur DKI usulan DPRD akan dibahas dalam sidang TPA bersama nama usulan Kemendagri. Sidang TPA akan dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama lembaga terkait. Selanjutnya, Jokowi-lah yang akan menentukan siapa yang akan duduk menjabat di kursi nomor satu DKI.

(isa/isa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT