MKD Bakal Usut Anggota Dewan yang Titip Pamdal ke Sekjen DPR

ADVERTISEMENT

MKD Bakal Usut Anggota Dewan yang Titip Pamdal ke Sekjen DPR

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 28 Sep 2022 18:19 WIB
Wakil Ketua Komisi II DPR Junimart Girsang
Wakil Ketua MKD DPR Junimart Girsang (Dok. Junimart Girsang)
Jakarta -

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR memastikan akan menelusuri terkait pernyataan Sekjen DPR RI Indra Iskandar soal sebagian besar pengamanan dalam (pamdal) DPR merupakan pengangguran titipan anggota DPR. MKD DPR meminta Indra Iskandar menyerahkan nama-nama anggota DPR yang sempat menitipkan para pamdal tersebut.

"Ya (akan diusut), MKD meminta kepada Kesekjenan nama-nama anggota yang merekomendasi para pamdal yang diloloskan," kata Wakil Ketua MKD DPR Junimart Girsang saat dihubungi, Rabu (29/8/2022).

Junimart beralasan persoalan ini perlu diusut lantaran pamdal DPR seharusnya sosok yang memiliki etos kerja dan mempunyai integritas. Bukan sosok yang diloloskan tanpa adanya seleksi.

"Pamdal harus mempunyai etos kerja, punya integritas kesamaptaan dan tidak mentang-mentang, harus cerdas serta bisa menterjemahkan SOP dan tupoksinya. Rekomendasi dibenarkan sepanjang yg direkom itu lolos seleksi," ucap dia.

Lebih jauh, dia juga menyarankan agar Indra Iskandar segera melakukan pembenahan di internal pamdal DPR. Dia meminta Indra tidak takut membersihkan pamdal-pamdal yang masuk atas titipan anggota DPR.

"Kesekjenan harus sesegera mungkin melakukan evaluasi untuk pembenahan pamdal dan tidak perlu terikat kepada titipan oleh siapa pun itu," ucapnya.

Sebagian Besar Pamdal Titipan Anggota DPR

Sebelumnya, Sekjen DPR RI Indra Iskandar mengungkapkan pengamanan dalam (pamdal) DPR RI sebelumnya merupakan pengangguran yang mencari kerja. Indra menyebut sebagian besar pamdal DPR itu merupakan titipan para anggota DPR RI.

"Pamdal kita ini masuk karena orang-orang yang mencari kerjaan karena pengangguran. Sebagian besar titipan dari anggota Dewan. Jadi ini kadang-kadang ini belakangan mulai tertib. Tadinya kerjanya, kalau nggak ini cuma megang HP di pintu gerbang, itu ngerokok segala macam," kata Indra di ruang MKD DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/9).

Indra mengatakan setiap enam bulan sekali para personel pamdal dilatih kedisiplinan oleh aparat kepolisian. Namun, menurutnya, hanya sebagian kecil pamdal yang memiliki kesigapan dalam menjalankan tugas.

"Setiap enam bulan sekali kita dilatih oleh aparat, sekali oleh kepolisian, sekali oleh Kopassus untuk melatih kesamaptaannya, melatih kedisiplinannya," jelas Indra.

"Hanya sedikitlah. Dari 700 orang, barangkali nggak lebih dari 50 orang yang punya sikap sigap dan lain-lain," tambahnya.

Tonton juga Video: Cerita IPW Tak Boleh Masuk DPR Via Gerbang Depan

[Gambas:Video 20detik]



(maa/tor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT