MKD Apresiasi Sekjen DPR Bongkar Banyak Pamdal Titipan Anggota Dewan

ADVERTISEMENT

MKD Apresiasi Sekjen DPR Bongkar Banyak Pamdal Titipan Anggota Dewan

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 28 Sep 2022 18:06 WIB
Junimart Girsang
Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta -

Sekjen DPR RI Indra Iskandar mengungkapkan pengamanan dalam (pamdal) DPR RI merupakan pengangguran yang dititipkan oleh para anggota DPR RI. Wakil Ketua MKD DPR RI Junimart Girsang mengapresiasi Indra Iskandar atas keterbukaannya terkait persoalan pamdal ini.

"Menurut saya, keterbukaan fakta atas informasi dari Sekjen DPR RI patut diapresiasi dalam rangka transparansi bahwa sebagian besar pamdal di DPR RI adalah titipan dari para anggota Dewan yang sebelumnya adalah pengangguran dan tidak punya keahlian dalam kerja-kerja tugas kewenangan sebagai pamdal," kata Junimart saat dihubungi, Rabu (28/9/2022).

Sebagai informasi, terbukanya fakta ini berangkat dari persoalan Ketua IPW Sugeng Teguh yang dihalangi oleh Pamdal saat hendak menjalani pemeriksaan di MKD DPR, Senin (26/9) kemarin. Sekjen DPR Indra Iskandar pun diperiksa MKD DPR atas persoalan itu.

Kemudian, Junimart menyarankan agar Indra Iskandar segera melakukan pembenahan di internal pamdal DPR. Dia meminta Indra tidak takut atas titipan siapa pun.

"Kesekjenan harus sesegera mungkin melakukan evaluasi untuk pembenahan pamdal dan tidak perlu terikat kepada titipan oleh siapa pun itu," ucapnya.

Wakil Ketua Komisi II DPR ini juga mengingatkan, pamdal DPR haruslah sosok yang memiliki etos kerja dan mempunyai integritas. Selain itu, dia tak mempersoalkan adanya rekomendasi dari siapa pun selama melewati proses seleksi.

"Pamdal harus mempunyai etos kerja, punya integritas kesamaptaan dan tidak mentang-mentang, harus cerdas serta bisa menerjemahkan SOP dan tupoksinya. Rekomendasi dibenarkan sepanjang yang direkom itu lolos seleksi," ujar dia.

Sebelumnya, Sekjen DPR RI Indra Iskandar mengungkapkan pengamanan dalam (pamdal) DPR RI sebelumnya merupakan pengangguran yang mencari kerja. Indra menyebut sebagian besar pamdal DPR itu merupakan titipan para anggota DPR RI.

"Pamdal kita ini masuk karena orang-orang yang mencari kerjaan karena pengangguran. Sebagian besar titipan dari anggota Dewan. Jadi ini kadang-kadang ini belakangan mulai tertib. Tadinya kerjanya, kalau nggak ini cuma megang HP di pintu gerbang, itu ngerokok segala macam," kata Indra di ruang MKD DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/9).

Indra mengatakan setiap enam bulan sekali, para personel pamdal dilatih kedisiplinan oleh aparat kepolisian. Namun menurutnya, hanya sebagian kecil pamdal yang memiliki kesigapan dalam menjalankan tugas.

"Setiap enam bulan sekali kita dilatih oleh aparat, sekali oleh kepolisian, sekali oleh Kopassus untuk melatih kesamaptaannya, melatih kedisiplinannya," jelas Indra.

"Hanya sedikitlah. Dari 700 orang, barangkali nggak lebih dari 50 orang yang punya sikap sigap dan lain-lain," tambahnya.

(maa/tor)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT