Soleh Solihun: Saran Saya Direspons Polisi, Tak Sekadar Lip Service

ADVERTISEMENT

Soleh Solihun: Saran Saya Direspons Polisi, Tak Sekadar Lip Service

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 28 Sep 2022 15:54 WIB
Soleh Solihun
Soleh Solihun (Muhammad Ridho/detikcom)
Jakarta -

Komika Soleh Solihun menjadi korban pungutan liar (pungli) saat mengurus cek fisik kendaraan di Samsat Jakarta Selatan yang berada di Polda Metro Jaya. Polisi telah meminta maaf atas kejadian ini. Soleh Solihun pun memberi saran dan masukan ke polisi.

Soleh Solihun mengaku telah bertemu dengan AKP Mulyono selaku Kanit Samsat Jakarta Selatan dan memberikan masukan perihal penanganan pungli. Saran Soleh itu rupanya langsung dijalankan pihak kepolisian.

"Kemarin ketemu Pak Mulyono, saran saya tulis ada info yang bilang cek fisik tidak dipungut biaya. Saya pikir masih lama praktiknya. Ternyata langsung sehari sebelumnya Pak Mulyono langsung bilang, ini udah ditulis," kata Soleh Solihun di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (28/9/2022).

Menurut Soleh Solihun, langkah perbaikan itu menjadi bukti Samsat Jakarta Selatan merespons cepat keluhan masyarakat perihal adanya pungli cek fisik kendaraan.

"Minimal terlihat iktikad baiknya. Saran saya langsung dikerjakan sehari setelahnya, nggak nunggu waktu lama. Itu sih saya puas janji Pak Mulyono ditepati, tidak sekadar lip service," katanya.

Soleh meminta adanya pengawasan lebih ketat untuk mengantisipasi adanya tindakan pungli. Langkah tegas dari AKP Mulyono diharapkan didukung dengan sistem pengawasan menyeluruh.

"Jadi semoga saja iktikad baik Pak Mulyono didukung lingkungan dan sistem. Kalau saya lihat niat baik tapi lingkungan tidak mendukung, nggak akan bisa terlaksana. Ini sistem berjalan puluhan tahun. Semoga saja diperbaiki sedikit demi sedikit sistemnya," tutur Soleh.

Pelaku Pungli Dihentikan

Kanit Samsat Jakarta Selatan AKP Mulyono mengatakan sudah mengantisipasi kejadian serupa terulang di kemudian hari. Spanduk dan banner cek fisik gratis pun telah disebar sebagai informasi masyarakat.

"Kita sudah pasang spanduk, kita sudah kasih nomor aduan WA. Nanti kalau ada komplain, akan ditindaklanjuti," jelas Mulyono.

Lebih lanjut Mulyono mengatakan pelaku pungli inisial AS saat ini telah diberhentikan dari Samsat Jakarta Selatan. Pelaku AS pun bukan seorang polisi.

"Kita sudah komitmen dari awal tidak ada pungli sesuai perintah pimpinan saat cek fisik di Polda. Kemarin itu karyawan bantuan, bukan polisi. Karyawan bantuan itu tugasnya membantu anggota untuk menggesek. Jadi saya tekankan dari awal kira sudah komitmen tidak ada pungutan di cek fisik," pungkas Mulyono.

Simak video 'Curhat Soleh Solihun Kena Pungli saat Perpanjang STNK':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT