Perampasan Motor Modus Debt Collector di Tangerang, 2 Pria Ditangkap

ADVERTISEMENT

Perampasan Motor Modus Debt Collector di Tangerang, 2 Pria Ditangkap

Wildan Noviansah - detikNews
Rabu, 28 Sep 2022 12:11 WIB
Ilustrasi pencurian motor
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Tangerang -

Seorang pria di Kota Tangerang dicegat empat orang yang mengaku debt collector sebuah perusahaan leasing. Mereka mencegat korban lalu membawa kabur motornya.

Kapolsek Ciledug Kompol Noor Maghantara mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (20/9) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu korban bernama Andi (24) hendak berangkat kerja.

Korban lantas dipepet empat orang pria T, GH, WM, dan R (DPO), yang mengaku bekerja di sebuah perusahaan leasing. Pelaku kemudian meminta kunci motor dan STNK korban dengan alasan menunggak angsuran. Selain itu, para pelaku menuduh BPKB sepeda motor milik korban digandakan.

"Saat itu empat orang pelaku tersebut mengaku dari pihak leasing lalu kemudian pelaku yang bernama Taslim mengatakan kepada korban bahwa sepeda motor milik korban bermasalah dan menunggak angsurannya. Pelaku juga menuduh korban bahwa BPKB sepeda motor milik korban telah digandakan," kata Noor dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/9/2022).

Setelah itu, korban dibawa ke TKP di Jalan Anggaran, Karang Tengah, dengan diboncengkan menggunakan salah satu motor pelaku. Pelaku T saat itu berperan berpura-pura mengecek data kendaraan korban melalui aplikasi.

Karena tak terima, korban lantas menelepon orang tuanya dan memberikan ponselnya kepada pelaku R untuk mengobrol langsung. Setelah itu, R lantas memberikan surat berupa berita acara serah terima kendaraan kepada korban.

"Namun korban tidak menandatangani surat tersebut. (Pelaku) mengatakan kepada korban agar korban disuruhnya segera mengurus ke kantornya," ujarnya.

Pada waktu yang bersamaan, pelaku lain WM lantas pergi membawa kabur motor korban dengan dalih menunggak dan BPKB digandakan. Namun, ketika dimintakan konfirmasi ke orang tuanya, hal tersebut bohong.

"Tidak lama kemudian, tiba-tiba sepeda motor milik korban tersebut dibawa kabur oleh pelaku tanpa seizin korban oleh pelaku empat orang tersebut," kata dia.

"Kemudian korban menghubungi kembali orang tuanya dan mempertanyakan kembali kepada orang tuanya dan orang tua korban bahwa BPKB sepeda motor milik korban tersebut disimpan di rumah dan tidak pernah untuk jaminan atau digadaikan," imbuhnya.

Setelah itu, korban lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ciledug untuk diproses lebih lanjut. Dua pelaku kemudian ditangkap polisi.

Kedua pelaku, yakni T dan WM, ditangkap pada Senin (26/9). Sementara itu, WM dan R melarikan diri saat akan ditangkap petugas kepolisan.

"Pada tanggal 26 September 2022, sekira pukul 09.30 WIB, berhasil dilakukan penangkapan terhadap tersangka Taslim dan Wahyu Mahendra. Sedangkan tersangka Redentus (DPO) dan tersangka Gustaf Haris Edison Neno telah kabur melarikan diri," kata Noor Marghantara.

Simak juga 'Saat Mata Elang Setop Paksa Warga di Jakut, Diduga Lakukan Penganiayaan!':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT