Wanita Disekap-Dipukuli Polwan Riau Kaget Dipolisikan Balik Soal ITE

ADVERTISEMENT

Wanita Disekap-Dipukuli Polwan Riau Kaget Dipolisikan Balik Soal ITE

Raja Adil Siregar - detikNews
Selasa, 27 Sep 2022 12:34 WIB
Riri Aprilia Kartin (27) menunjukkan memar akibat dugaan penganiayaan oleh Polwan di Pekanbaru. Raja Siregar/detikSumut
Foto: Riri Aprilia Kartin (27) menunjukkan memar akibat dugaan penganiayaan oleh Polwan di Pekanbaru. Raja Siregar/detikSumut
Pekanbaru -

Riri Aprilia Kartin (27), korban penyekapan dan penganiayaan oknum polwan inisial IDR di Pekanbaru, Riau, dilaporkan ke polisi terkait pelanggaran Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE). Riri mengaku kaget.

"Soal laporan ITE belum ada penggilan dari krimum, krimsus atau apa belum ada. Saya juga tak tahu pelapor yang mana, videonya apa," kata Riri, seperti dilansir detikSumut, Selasa (27/9/2022).

Riri mengaku mendapat kabar laporan ITE terkait tuduhan menyebarkan video pornografi. Dia justru heran siapa yang menyebarkan atau mendistribusikannya.

"Intinya tak ada melakukan (sebar video). Riri tidak ada menyebarkan video apa pun dan HP juga udah lama tak di tangan Riri," katanya.

Riri tidak membantah adanya handphone lain yang tidak dalam genggamannya. Handphone miliknya itu disita Brigadir IDR, tiga bulan lalu saat ada masalah dengan keluarga kekasihnya itu.

"Handphone saya itu sama dia (Brigadir IDR) mulai dari password, gmail dan email sudah sejak tiga bulan lalu. Juni awal itu ada terkait cinta juga dan disuruh buat surat pernyataan sama dia," katanya.

Sebelumnya, polisi membenarkan Riri dilaporkan terkait pelanggaran UU ITE pada Jumat (23/9) pekan lalu. Laporan ITE tersebut telah ditangani Ditreskrimsus Polda Riau.

"Benar, ada laporan kita terima terkait ITE yang dilaporkan seorang wanita. Terlapor yaitu RAK," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto, Senin (26/9/2022).

Diketahui, Riri melaporkan polwan Brigadir IDR dan ibunya YUL ke Polda atas dugaan penyekapan dan pemukulan di kontrakan daerah Sukajadi, Pekanbaru.

Riri mengaku dipukuli karena hubungan asmara dengan adik IDR, Brigadir RZ tak direstui. Atas laporan tersebut, polisi IDR dan ibunya, YUL sebagai tersangka.

Selengkapnya baca di sini dan di sini

Simak juga 'Polisi Dalami Motif Bripka Dirgantara Bawa Barbuk Bahan Petasan':

[Gambas:Video 20detik]



(idh/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT