Sekum Muhammadiyah Kritik 'Tim Bayangan' Nadiem: BPK Bisa Audit

ADVERTISEMENT

Sekum Muhammadiyah Kritik 'Tim Bayangan' Nadiem: BPK Bisa Audit

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 26 Sep 2022 16:16 WIB
Sekretaris Umum Muhammadiyah Abdul Muti,
Abdul Mu'ti (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Sekum Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengkritik 'tim bayangan' atau organisasi di luar Kemendikbud-Ristek yang membantu Nadiem Makarim dalam mendesain kebijakan. Mu'ti mengatakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bisa melakukan audit untuk menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan uang negara.

"Tim bayangan itu adalah sebuah inefisiensi. Keuangan negara sedang tidak baik-baik saja. Tim bayangan itu bisa mengundang interpretasi adanya kolusi. BPK dapat melakukan audit untuk memastikan tidak ada uang negara yang disalahgunakan," kata Mu'ti dalam keterangan tertulis., Senin (26/9/2022).

Mu'ti mengaku baru pertama kali mendengar istilah 'tim bayangan' dalam sebuah kementerian sepanjang sejarah Indonesia. Padahal, menurut Mu'ti, banyak sekali pejabat yang berada di lingkungan kementerian.

"Dalam sejarah Republik Indonesia, baru kali ini saya mendengar istilah 'tim bayangan' dalam sebuah kementerian. Jumlahnya ratusan dan semuanya digaji jutaan. Padahal, secara struktural, di lingkungan kementerian banyak sekali pejabat, mulai sekjen, dirjen, direktur, biro, dan staf, yang berjumlah ribuan," ujar dia.

Nadiem Cerita Tim di Luar Kemendikbud-Ristek

Nadiem sebelumnya menyampaikan memiliki organisasi di luar Kemendikbud-Ristek. Tim organisasi ini bertugas membantu Kemendikbud dalam mendesain kebijakan.

Hal ini disampaikan Nadiem pada rangkaian United Nations Transforming Education Summit di markas besar PBB. Saat itu Nadiem berbagi tentang praktik transformasi teknologi dalam pendidikan di Indonesia.

Nadiem mengaku memiliki tim yang terdiri atas 400 manajer produk hingga ilmuwan data. Tim ini bekerja untuk Kemendikbud-Ristek.

"Kami sekarang memiliki 400 manajer produk, insinyur perangkat lunak, ilmuwan data yang bekerja sebagai tim yang melekat untuk kementerian," kata Nadiem dalam video yang diunggah di Instagram @nadiemmakarim pada Rabu (21/9/2022).

Ada yang Setara Dirjen

Nadiem menjelaskan ketua tim organisasi ini setara dengan dirjen yang ada di kementerian. Nadiem juga menjelaskan cara kerja tim ini. Cara kerja tim ini sesuai dengan arahan Kemendikbud-Ristek. Nantinya, tim ini akan bekerja untuk memvalidasi produk kebijakan Kemendikbud-Ristek.

"Mereka diposisikan sebagai rekan bertukar pikiran dalam mendesain produk kami," ungkapnya.

"Jadi kementerian akan menyampaikan arahan kepada mereka dan tim produk akan mengatakan 'Sebentar, kami akan cek dulu ke para guru dan melakukan survei untuk memvalidasi yang kami kerjakan'," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT