ADVERTISEMENT

Kapolres Batang Hari Disanksi karena Viral Pelanggaran di Rumah Dinas

Tim detikSumut - detikNews
Senin, 26 Sep 2022 14:48 WIB
Gedung Markas Besar POLRI Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Rengga Sancaya/detikcom.
Gedung Mabes Polri (Rengga Sancaya/detikcom)
Jambi -

AKBP M Hasan terbukti menyalahgunakan fasilitas negara atau rumah dinas (rumdin) saat menjabat Kapolres Batang Hari, Jambi. Hasan didakwa menggunakan fasilitas rumah dinas untuk melakukan perbuatan asusila.

AKBP Hasan memang sempat viral di media sosial terkait dugaan melakukan penyalahgunaan rumah dinasnya. Dalam video viral itu disebut pula Kapolres dikenai sanksi sidang disiplin karena menggunakan fasilitas rumah dinas untuk melakukan perbuatan asusila.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Mulia Prianto menjelaskan, atas perbuatannya itu, AKBP Hasan menjalani sidang disiplin di Bidpropam pada 14 September 2022. Hasil sidang memutuskan Hasan diberi sejumlah sanksi disiplin.

"Sidang disiplin ini karena menyalahgunakan fasilitas negara, ya kaitannya dengan adanya video viral itu (asusila). Dari sidang itu juga AKBP Hasan dijatuhi sanksi seperti teguran tertulis, penundaan untuk mengikuti pendidikan. Yang menyidangkannya juga dari Propam Polda Jambi, ya bukan Mabes Polri," ujar Mulia, Senin (26/9/2022).

Mulia menjelaskan jabatan Kapolres Batang Hari kemudian diserahkan ke AKBP Bambang Purwanto, yang menjabat Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi.

"Pengganti AKBP M Hasan sebagai Kapolres Batanghari ini ialah AKPB Bambang Purwanto dari Dirlantas Polda Jambi," terang Mulia.

Baca selengkapnya di sini

Simak juga Video: Melihat Gorden Rumdin DPR yang Akan Diganti dengan Anggaran Total Rp 48,7 M

[Gambas:Video 20detik]



(idh/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT