ADVERTISEMENT

Tangsel Banyak yang Kebanjiran, Ini Kata Wali Kota

Mulia Budi - detikNews
Sabtu, 24 Sep 2022 18:09 WIB
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie (Andhika Prasetia/detikcom)
Tangsel -

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menyebut ada 9-15 titik lokasi banjir di Tangsel dalam sebulan terakhir. Dia mengatakan titik lokasi banjir itu juga kerap berubah.

"Dalam musim hujan itu jumlah titiknya berkisar antara 9-15 titik kalau terjadi hujan gede gitu kan. Nah, posisinya lokasinya itu kadang berpindah-pindah. Kalau yang hari ini misalnya ada 13 titik di ini-ini, besok itu 15 titik tapi ada yang beda gitu. Yang kemarin nggak kena banjir gitu kan hari ini bisa kena banjir. Antara 9 sampai 15 titik kisarannya," kata Wali Kota Tanggerang Selatan Benyamin Davnie saat dihubungi, Sabtu (24/9/2022).

Dia mengatakan ada lima titik lokasi yang selalu menjadi langganan banjir. Menurutnya, banjir di lima lokasi itu terjadi karena air sungai yang meluap.

"Yang sama itu lima titik kurang lebih, 5 sampai 6 titiklah sama, itu saja banjir. Hujan sedikit banjir karena luapan kali gitu kan. Yang lainnya itu ya kadang banjir kadang nggak," ujarnya.

Dia menuturkan lima lokasi langganan banjir tersebut adalah:
- Jalan Tol BSD di Bintaro Serpong
- Kampung Bulak, Pondok Aren
- Perumahan Pondok Maharta
- Perumahan Graha Mas
- Villa Payung Mas

Benyamin mengatakan Pemkot Tangsel telah berupaya mencegah banjir agar tak melanda lima titik langganan banjir itu dan wilayah lainnya. Upaya itu berwujud pembangunan tanggul yang jebol, pengerukan kali, hingga koordinasi dengan stakeholder terkait.

Luapan Kali Angke Mulai Masuk ke Vila Dago Tol TangselLuapan air Kali Angke mulai masuk ke Vila Dago Tol Tangsel. (Dhani Irawan/detikcom)

"Penyebabnya itu dari kali ya, ada yang kemarin itu tanggul jebol, kita sudah perbaiki. Kemudian yang pendalaman kalinya, dikeruk, itu juga sedang kita lakukan sekarang ini, antara lain seperti itu," kata Benyamin Davnie.

"Kita cari penyebab banjirnya yang pasti seperti apa, karena nggak berdiri sendiri. Muaranya itu di Kali Angke ya. Kali Angke itu merupakan pertemuan dari beberapa anak kali yang lainnya, anak Kali Pesanggrahan dan lainnya. Kemudian ada penyempitan drainase tapi masuk wilayah Kota Tanggerang kayak gitu, kita koordinasikan seperti itu," imbuhnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan ketinggian air pada lima titik lokasi langganan banjir itu pun beragam. Dia menyebut ketinggian air banjir akan bergantung pada debit air hujan yang turun.

"Antara 30 cm sampai pernah 60 cm gitu, pernah juga sepaha itu 80 sentimeteranlah kira-kira, tergantung debit hujannya ya, curah hujan," ucapnya.

Tonton juga Video: Penampakan Pascabanjir Luapan Sungai Cikaso Sukabumi

[Gambas:Video 20detik]



(dnu/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT