Dilema Pekerja Tanggul Antibanjir di Tangsel, Proyek Belum Kelar Kena Banjir

ADVERTISEMENT

Dilema Pekerja Tanggul Antibanjir di Tangsel, Proyek Belum Kelar Kena Banjir

Mulia Budi - detikNews
Sabtu, 24 Sep 2022 14:25 WIB
Proyek tanggul di Bintaro (Mulia-detikcom)
Foto: Proyek tanggul di Bintaro (Mulia-detikcom)
Tangerang Selatan -

Permukiman warga di Puri Bintaro Indah, Ciputat, Tanggerang Selatan (Tangsel), sempat dilanda banjir diduga gara-gara tanggul antibanjir yang belum selesai dibangun. Pekerja proyek tanggul sendiri menghadapi dilema karena proyek antibanjir itu terkendala hujan deras hingga lokasi proyek kebanjiran.

"Kalau ikut kebanjiran alat proyek kita itu triplek, bambu, wadah kayu yang panjang itu aja. Diambilin lagi kalau kayak kayu, triplek itu diambilin lagi. Sampai (ke depan pos keamanan) cuma diambilin anak-anak lagi," kata salah satu pekerja proyek tanggul, Riko (51), di Puri Bintaro Indah, Sabtu (24/9/2022).

Dia mengatakan proyek pembangunan tanggul akan terhenti saat hujan deras ataupun banjir terjadi. Dia mengatakan para pekerja proyek belum bisa melanjutkan pembangunan tembok di sekeliling tanggul karena air sungai masih tinggi.

"Nggak bisa jalan, pekerjanya kan di bawah sama air nih. Kalau airnya meluap kita nggak bisa ngerjain," ujarnya.

"Kayak seperti ini kan kita nggak bisa kerja cuma bisanya yang ringan-ringan aja. Sambil nunggu air surut sambil ngerjain yang lain," lanjutnya.

Wakil mandor proyek tanggul, Ipung (34), mengatakan tanggul baru yang sudah selesai dibangun baru 150 meter dari total panjang tanggul 800 meter.

"Mungkin sekitar 150-an sampai ujung sana (yang sudah dibangun) dari antara 700-800 meter lah," kata Ipung.

Dia mengatakan pekerjaan pembangunan tanggul ditargetkan rampung 3 bulan. Dia menyebut pekerjaan terhambat karena seringnya hujan dan banjir.

"Namanya proses pekerjaan kalau nggak hujan, nggak banjir, kemungkinan besar itu kerjaan 2 bulan udah clear, cuman kan udah berjalan 1 bulan ini kan, 2 bulan lagi karena kan 3 bulan itu harus kelar, tapi nyatanya kendala lapangan kita banjir. Kita nggak bisa kerja, jadi memperlambat pekerjaan, banjir dan hujan," tuturnya.

"Kalau hujannya nggak begitu deras masih bisa (kerja) yang penting debit air sungai itu nggak naik, tapi kalau debit air sungai naik itu udah kita nggak bisa kerja," imbuhnya.

Dia mengatakan pihaknya juga mengamankan mesin untuk proyek pembangunan tanggul saat air mulai memasuki Puri Bintaro Indah. Dia khawatir pembangunan tanggul makin sering terhambat karena cuaca.

"Mesin langsung diamanin kalau udah tahu air mau naik kita langsung amanin mesin, jadi biar nggak sampai kerendam. Diamanin semua," ucapnya.

(haf/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT