ADVERTISEMENT

Catatan Komnas Perempuan soal Aksi Bejat Pria Gesek Kelamin di KRL

Isal Mawardi - detikNews
Sabtu, 24 Sep 2022 08:31 WIB
Jadwal KRL Cikarang-Jakarta Terkini, Cek Dulu Jam Keberangkatannya!
Ilustrasi. KRL (Andhika Prasetia/detikcom)
Depok -

Seorang pria berinisial DAP (39) ditangkap karena melakukan pelecehan seksual terhadap penumpang KRL di Stasiun Depok Baru, Depok, Jawa Barat. Komnas Perempuan memberikan sejumlah catatan.

"Dalam kasus menggesek-gesekkan alat kelamin, pelecehan seksual, tersebut sudah dilakukan berulang-ulang. Artinya, ada indikasi korban-korban sebelumnya enggan melaporkan sehingga pelaku mengulangi tindak pelecehan seksual," ujar komisioner Komnas Perempuan Rainy Hutabarat, kepada wartawan, Sabtu (23/9/2022).

Pembiaran atau pengabaian terhadap tindak pelecehan seksual, terang Rainy, merupakan hambatan dalam penegakan hukum dan impunitas bagi pelaku sehingga terus berulang.

"Dalam UU TPKS, selain pelaku dihukum, juga mendapat rehabilitasi, misalnya layanan konseling agar perilakunya berubah dan tidak berulang," tutur Rainy.

Rainy mengapresiasi kebijakan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang akan mem-blacklist pelaku pelecehan seksual. Meski begitu, ada beberapa poin yang disorot Rainy.

"Memasukkan pelaku pelecehan seksual dalam daftar hitam merupakan sanksi yang perlu diatur lebih lanjut oleh PT KAI, misalnya berapa lama blacklist berlaku. Jika pelecehan seksual merupakan kejahatan berulang seperti dilakukan oleh DAP, bagaimana pengaturan sanksi blacklist yang setimpal dan sah (legitimate)?" ucap Rainy.

Di sisi lain, kata Rainy, PT KCI perlu giat mengkampanyekan anti-pelecehan seksual di komuter dengan memanfaatkan ruang-ruang strategis di stasiun kereta api dan iklan layanan publik di ruang-ruang KRL.

Kronologi

Untuk diketahui, kasus ini terjadi di dalam KRL di Stasiun Depok Baru, Kota Depok, pada Kamis (22/9) sekitar pukul 06.40 WIB. Kondisi di dalam KRL saat itu padat penumpang.

Kanit PPA Satreskrim Polres Metro Depok Iptu Tulus mengungkapkan awalnya pelaku memepet, lalu menggesekkan kelamin kepada korban yang sedang berdiri. Pelaku memepet sehingga bersentuhan dengan korban.

"Sesama penumpang kereta, mepet korban di dalam gerbong, bersentuhan sama bokong korban," ujar Tulus saat dimintai konfirmasi, Kamis (22/9/2022).

Bejatnya lagi, pelaku melakukan aksinya hingga ejakulasi. Korban yang kaget spontan berteriak hingga petugas keamanan dalam KRL (PKD) mengamankan pelaku.

Polisi mengatakan motif DAP melakukan pelecehan adalah nafsu. Kepada polisi, DAP mengaku melakukan hal tersebut lantaran sering menonton video pornografi.

"(Motif) nafsu, efek sering menonton film porno," katanya.

Tulus menyebut pelaku sudah sering melakukan hal tersebut. Tindakan pelaku dilakukan di gerbong kereta.

Simak juga 'Pria yang Hendak Lecehkan Wanita di KRL Jakarta-Bogor Ditangkap':

[Gambas:Video 20detik]




(isa/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT