Nasib Hakim Agung Sudrajad Dimyati: Ditahan KPK, Diberhentikan MA

ADVERTISEMENT

Nasib Hakim Agung Sudrajad Dimyati: Ditahan KPK, Diberhentikan MA

Nahda Utami, M Hanafi Aryan - detikNews
Sabtu, 24 Sep 2022 06:02 WIB

Sudrajad Dimyati Ngaku Clear

Sudrajad Dimyati awalnya tak ikut diamankan KPK saat OTT. Dia pun mengaku clear.

"Saya clear pak. Saya tidak tahu apa-apa," kata Sudrajad Dimyati saat berbincang dengan detikcom, Jumat (23/9) dini hari.

Dia mengaku akan kooperatif. Sudrajad Dimyati menyatakan dirinya menunggu KPK.

"Kalau saya siap kooperatif. Posisi saya menunggu," ujarnya.

Kini, Sudrajad Dimyati sudah ditahan KPK. Dia ditahan usai mendatangi gedung KPK tadi pagi.

Sudrajad ditahan selama 20 hari pertama di Rutan KPK pada Kavling C1 atau Gedung KPK lama. KPK juga bakal memanggil Ivan dan Heryanto yang belum ditahan.

MA Berhentikan Sementara Sudrajad Dimyati

MA pun menyatakan Sudrajad diberhentikan sementara. Hal itu disampaikan Ketua Kamar Pengawasan MA, Zahrul Rabain, di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (23/9/2022).

"Jika aparatur pengadilan itu sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan maka Mahkamah Agung akan mengeluarkan surat pemberhentian sementara terhadap aparatur tersebut," kata Zahrul.

Dia mengatakan hal itu merupakan aturan yang berlaku di MA. Dia menyebut pemberhentian sementara dilakukan agar tersangka fokus menjalani proses hukum.

"Guna menghadapi pemeriksaan dengan sebaik-baiknya," ujar Zahrul.

KPK Duga Ada Suap Lain

KPK menduga Sudrajad dkk juga menerima pemberian dari pengurusan perkara lain. KPK mengatakan dugaan itu didapat dari pemeriksaan sejumlah saksi.

"Jadi dari keterangan beberapa saksi yang sudah diperiksa dan juga bukti elektronik maupun dari hasil apa, pemeriksaan sementara. Diduga, tidak hanya terkait dengan perkara yang kami sampaikan saat ini," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jumat (23/9/2022).

Hal itu disampaikan Alexander saat ditanya soal apakah Sudrajad juga diduga menerima suap dari pengurusan perkara lain. Alexander menyebut dugaan itu ada dan diterima oleh orang-orang yang sama.

"Diduga juga ada perkara-perkara lain yang pengurusannya melibatkan orang-orang yang sama," ujarnya.

"Jadi, masih satu jalur, pengurusannya itu ada beberapa perkara yang tentu nanti ketika dari hasil pengembangan penyidikan, diperoleh kecukupan alat bukti dan menentukan siapa Tersangkanya, tentu akan kami sampaikan," sambung Alexander.


(haf/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT