Wagub DKI soal Vandalisme di Tebet Eco Park: Baiknya Cari Tempat yang Pas

ADVERTISEMENT

Wagub DKI soal Vandalisme di Tebet Eco Park: Baiknya Cari Tempat yang Pas

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 23 Sep 2022 12:52 WIB
Tebet Eco Park Jadi Sasaran Vandalisme (Mulia Budi/detikcom)
Foto: Tebet Eco Park Jadi Sasaran Vandalisme (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyoroti aksi vandalisme yang menyasar pagar seng di Tebet Eco Park. Riza berbicara mengenai sarana yang tepat menyalurkan kreativitas.

Riza awalnya mengatakan, dirinya menghargai semangat kreativitas yang dituangkan ke dalam coretan mural maupun grafiti. Akan tetapi, dia meminta agar kreativitas itu ditampung di lokasi yang pas.

"Soal vandalisme kita minta teman-teman kreativitas nya kita hargai, kita hormati. (Tetapi) baiknya cari tempat yang pas," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat (23/9/2022).

Riza menyampaikan saat ini pengelola tengah menyiapkan pagar tetap menggantikan pagar seng yang sebelumnya menjadi objek vandalisme. Dia menyebut pagar itu diselesaikan dalam waktu dekat.

"Itu (pagar) disiapkan," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, pagar seng penutup taman Tebet Eco Park, Jakarta, menjadi sasaran vandalisme atau aksi corat-coret. Salah seorang warga, Budianto (55), menyayangkan adanya coretan di penutup seng taman tersebut.

"Ya nggak baguslah, nggak bagus, kelihatan kumuh gitu. Kalau coretannya ada motif-motifnya, bagus," kata Budianto saat ditemui di kawasan Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, Rabu (14/9/2022).

Dia mengatakan coretan di depan Sallo Coffee baru muncul dalam pekan ini. Menurutnya, sebelumnya tak ada coretan di pagar seng pada area tersebut.

"Seminggu yang lalu baru saya lihat coretan di pagar ini (yang depan Sallo Coffee). Ini mungkin pekerjaannya tengah malam kalau untuk pagi, siang, sore karena ramai tidak mungkin dia berani, cuma itu aja yang saya tahu," tuturnya.

Dia berharap coretan vandalisme atau corat-coret liar di Tebet Eco Park tidak bertambah. Menurutnya, hal itu membuat kawasan Tebet Eco Park terlihat kumuh.

"Ya harapannya pada mengertilah, jangan suka coret-coret, gitu aja," ujarnya.

Simak juga 'Tebet Eco Park Dibuka, Ramai Pengunjung di Akhir Pekan':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT