ADVERTISEMENT

Laporan dari New York

Persiapan Keketuaan RI, Menlu Retno Maraton Temui Para Menlu ASEAN di PBB

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Jumat, 23 Sep 2022 06:50 WIB
Menlu Retno di forum informal ASEAN Foreign Ministers Meeting
Menlu Retno di forum informal ASEAN Foreign Ministers' Meeting (Foto: Dok. Andi Barus/Kemlu)
Jakarta -

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI) Retno LP Marsudi melakukan kerja maraton demi persiapan Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023. Retno menemui para Menlu kelompok ASEAN di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-77 di New York.

"Kita sudah setahun persiapan ASEAN. Yang saya lakukan adalah seperti yang kita lakukan pada saat G20. Pendekatan satu per satu itu buat saya terbukti sangat membantu," kata Menlu Retno usai bertemu para Menlu ASEAN dalam forum informal ASEAN Foreign Ministers' Meeting (IAMM), di Markas PBB, Kamis (22/9/2022) siang waktu setempat.

"Jadi pas Sidang Majelis Umum saya gunakan satu per satu untuk berbicara dengan teman-teman ASEAN," tambahnya.

Retno menekankan ASEAN menghadapi tantangan yang tidak mudah. Tantangan pertama yakni eksternal yang menyangkut peran sentral ASEAN terkait isu Kawasan Indo-Pasifik. Menlu Retno ingin ASEAN kuat.

Selain itu, Retno juga mengungkit tantangan internal ASEAN yakni masalah di Myanmar. Indonesia ingin ASEAN tetap mendukung penyelesaian masalah di Myanmar.

Dia juga mendorong implementasi 5PC atau five-point consensus yang merupakan kesepakatan terkait langkah penyelesaian situasi di Myanmar. Poin-poin itu yakni penghentian kekerasan, dialog konstruktif antara semua pihak terkait di Myanmar untuk mencapai solusi damai, penunjukan Utusan Khusus ASEAN untuk Myanmar untuk fasilitasi proses dialog, penyaluran bantuan kemanusiaan oleh ASEAN, dan kunjungan Utusan Khusus ASEAN ke Myanmar untuk bertemu dengan semua pihak.

Retno menyebut RI tak ingin Myanmar dikeluarkan dari kelompok ASEAN. "Yang penting saya tekankan bahwa kita tidak berniat untuk kick out Myanmar dari keanggotaan ASEAN, tapi kita perlu berbicara menyampaikan pesan, menyampaikan prinsip, karena prinsip itu hanya ada di ASEAN Charter (piagam), " ujar Menlu.

Sebelum forum ini, Menlu Retno sudah melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah Menlu ASEAN. Pertemuan itu bertempat di bilik bilateral di Markas PBB, New York, AS.

Simak juga 'Asa Timor Leste Masuk ASEAN Saat Presidensi Indonesia di 2023':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/fas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT