5 Fakta Terkini Perkara ABG Diperbudak Seks oleh Mami Erika

ADVERTISEMENT

5 Fakta Terkini Perkara ABG Diperbudak Seks oleh Mami Erika

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 22 Sep 2022 06:32 WIB
Ilustrasi Pemerkosaan Anak
Ilustrasi penyekapan (Zaki Alfarabi/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya membongkar prostitusi terselubung anak di bawah umur. Prostitusi dilakukan oleh seorang muncikari yang bertempat di sejumlah apartemen di Jakarta dan Tangerang.

Tersangka, wanita inisial EMT alias Mami Erika (44) memperbudak seks anak baru gede (ABG) selama bertahun-tahun. Mami Erika bekerja sama dengan pemuda inisial RR (19) yang bertugas sebagai pencari tamu, yang juga pacar dari korban.

Mami Erika dan RR tertangkap tiga bulan setelah dilaporkan oleh korban, tepatnya Juni 2022. Keduanya ditangkap Tim Subdit Renakta di bawah pimpinan Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, di Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (19/9) malam.

Berikut sejumlah fakta terkini terkait perbudakan seks Mami Erika, yang kami rangkum Kamis (22/9/2022):

Perbudak Seks 8 ABG Lain Selama 3 Tahun

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan tersangka Mami Erika sudah menjalankan bisnis lendir ini sejak tiga tahun yang lalu.

"EMT sudah beroperasi sebelum tahun 2021," kata Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (21/9).

Zulpan mengatakan dari hasil pemeriksaan kepada EMT, wanita itu rupanya memiliki delapan 'anak asuh' lainnya yang berusia di bawah umur, yang diduga turut dijadikan budak seks oleh pelaku.

"Yang bersangkutan memiliki delapan anak asuh yang dia perjualbelikan dan ini pun dia atur juga penempatannya di tiga apartemen itu," jelas Zulpan.

Beroperasi dari Apartemen ke Apartemen

Tersangka Erika disebutkan sudah 3 tahun beroperasi di beberapa apartemen di Jakarta.

"Kegiatan ini cukup terselubung kemudian juga keberadaan anak-anak ini terkadang berpindah-pindah, disembunyikan tempatnya oleh pelaku sehingga ini membutuhkan waktu," tutur Zulpan.

Mami Erika atau EMT akhirnya berhasil ditangkap Tim Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Senin (19/9) di daerah Kalideres, Jakarta Barat. EMT mengaku memiliki tiga apartemen yang berada di Tangerang dan Jakarta sebagai tempat bisnis prostitusinya.

"Ada apartemen A di Tangerang, Apartemen B di Jakarta, dan Apartemen G di Jakarta. Si korban ini selalu dipindah-pindah ditaruh di situ," ucap Zulpan.

Baca fakta lain di halaman selanjutnya....

Simak Video 'Polisi Ringkus Pelaku Perbudakan Seks Remaja di Tangerang-Jakarta':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT