ADVERTISEMENT

Indikator Kelakuan Baik di Balik Pinangki dkk Bebas Jadi Polemik

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 21 Sep 2022 21:13 WIB
Apa itu Bebas Bersyarat yang Didapatkan Pinangki dan Ratu Atut
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/bortn76)
Jakarta -

Sebanyak 23 napi koruptor mendapat bebas bersyarat. Salah satunya mantan jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Ke-23 napi korupsi itu mendapat bebas bersyarat ini karena telah memenuhi syarat ketentuan undang-undang tentang Pemasyarakatan. Salah satunya para napi koruptor telah berkelakuan baik selama di lapas.

Sekretaris Ditjen Pemasyarakatan (Sesditjenpas) Heni Yuwono menjelaskan aturan berkelakuan baik itu tertuang pada Pasal 10 UU Nomor 22 Tahun 2022 tentang Permasyarakatan. Salah satu syarat narapidana mendapat remisi adalah berkelakuan baik.

"Nah, terkait dengan Pinangki, kenapa baru sekian hari ya kelihatannya, padahal nggak. Persyaratan mendapat remisi adalah minimal setelah 6 bulan menjalani pidana dalam lapas sejak dia ditahan. Kemudian kayak Pinangki misalnya di bulan Januari ditangkap, nanti Agustus dapat, karena dia sudah menjalani 6 bulan, kan," kata Heni di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2022).

"Tapi yang berhak mendapatkan remisi adalah narapidana. Kalau tahanan belum dapat sehingga, setelah dihitung, dipotong remisi, Pinangki sudah dua pertiga masa pidana dan dapat mendapatkan pembebasan bersyarat," imbuhnya.

Menurut Heni, perilaku baik setiap narapidana akan dihitung setiap bulan. Sikap baik yang dimaksud Ditjen Pas seperti narapidana menjalankan tata tertib selama di lapas hingga mengikuti pembinaan.

"Tentunya ada suatu alat ukur untuk mengukur mereka berkelakuan baik atau tidak. Pertama dari segi apakah mereka sudah menjalankan tata tertib di dalam lapas, misalnya dia tidak menggunakan HP, dia mau mengikuti pembinaan kerohanian. Nah, itu ada poin-poinnya, sudah kita atur sudah kita susun dan sudah di Permenkumham itu sudah ada untuk mengatur bahwa ini lho. Kalau misalnya dia selalu tidak mau mengikuti pembinaan kerohanian, dia pasti kan poinnya kecil," jelasnya.

Dia mengatakan pihaknya bersikap transparan saat menilai seorang narapidana, termasuk Pinangki. Dia menegaskan hal itu didasari indikator yang telah ada.

"Nanti dihitung per bulannya, dia melakukan apa, kategori berkelakuan baik atau tidak, itu ada. Jadi memang kita transparan kok, ada indikator yang dia mengatakan dia berkelakuan baik atau tidak, itu ada," katanya.

Simak selengkapnya pada halaman berikut.

Simak Video: Ramai-ramai Rombongan Napi Korupsi Keluar Bui Usai Dapat Remisi

[Gambas:Video 20detik]




ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT